Indramayu/lingkaranistana.id – Dunia pendidikan di Indramayu kembali diguncang isu tak sedap. Seorang guru bernama Ibnu, yang mengajar di SMK Negeri 1 Sindang Indramayu, diduga terlibat dalam praktik percaloan siswa ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tanpa sepengetahuan orang tua murid.
Kasus ini terungkap ketika Tarno, warga Desa Pabean Udik, Kecamatan Indramayu, mengetahui putrinya Dian Sari telah tercatat sebagai peserta di PKBM Melati. Padahal, menurutnya, sang anak sama sekali tidak pernah mendaftar.
“Saya benar-benar kaget. Tiba-tiba nama anak saya ada di PKBM Melati, padahal kami tidak pernah mengurus apalagi membayar biaya apa pun,” ungkap Tarno dengan nada geram.
Kepala PKBM Melati, Kahar, saat ditemui di rumahnya membenarkan data tersebut. Ia bahkan menyebutkan bahwa pendaftaran memang dilakukan oleh guru Ibnu.
“Ya, yang mendaftarkan memang Pak Ibnu. Katanya biayanya satu juta rupiah. Uang itu diserahkan oleh Bu Masita ke Pak Ibnu untuk dua orang siswa. Tapi saya sendiri tidak menerima uangnya, saya hanya mendapatkan datanya saja, karena saya juga operator PKBM tingkat kabupaten,” jelas Kahar.
Pada Minggu/07/09/2025.
Mendengar hal itu, Tarno semakin geram .Ia merasa tindakan tersebut telah merugikan keluarganya dan mencoreng dunia pendidikan.
“Saya minta anak saya segera dipindahkan ke PKBM Wiralodra. Jangan main-main dengan masa depan anak saya,” tegasnya.
Kahar pun berjanji akan membantu memproses pemindahan sesuai permintaan keluarga.
Namun ketika wartawan mencoba mengonfirmasi langsung kepada guru Ibnu di SMK Negeri 1 Sindang Indramayu tempatnya mengajar, menunggu berjam jam keberadaan yang bersangkutan tidak jelas. Pada Senin/08/09/2025.
Pihak keamanan sekolah hanya mengatakan bahwa guru tersebut sedang tidak berada di tempat.
Kasus ini juga menjadi cermin lemahnya pengawasan terhadap penyelenggaraan PKBM maupun sekolah formal.
Publik kini menunggu langkah tegas dari Dinas Pendidikan maupun Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi biasa di sapa “KDM” serta aparat penegak hukum untuk di tindak tegas, agar kejadian serupa tidak terus berulang di Indramayu.
( Tim )
Oknum Guru SMK Negeri 1 Sindang Diduga Jadi Calo PKBM, Orang Tua Geram












