Deli Serdang, L.i Rabu (8/10/2025) SDN 105345 Sidodadi Ramunia di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, tengah menjadi sorotan tajam terkait masalah pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diduga tidak transparan. Dana BOS sebesar Rp 900.000 per murid yang seharusnya digunakan secara optimal, malah untuk pembelian buku pelajaran matematika dan IPAS bagi siswa kelas 4, 5, dan 6, memicu keraguan dan mempertanyakan akuntabilitas sekolah.
Dengan jumlah siswa mencapai 280 orang, dana BOS yang digulirkan mencapai puluhan juta rupiah. Namun, berdasarkan informasi yang beredar, alokasi dana untuk buku pelajaran ini tidak dijelaskan secara rinci kepada wali murid maupun masyarakat sekitar.
Kondisi ini memantik kekhawatiran bahwa dana publik yang sangat vital dalam menunjang kualitas pendidikan malah berpotensi disalahgunakan atau digunakan tanpa mekanisme transparansi yang memadai.
Selain persoalan dana BOS, perihal penggajian staf dan guru di SDN 105345 juga menjadi sorotan.
Saat dikonfirmasi media, Rabu (8/10) Sekolah ini memiliki 5 guru P3K dan 6 guru honorer dengan skala gaji bervariasi: dua guru honorer menerima Rp 1.200.000 per bulan, dua orang lain mendapatkan Rp 900.000, dan dua orang lagi digaji Rp 650.000. Selain itu, satu petugas kebersihan mendapatkan gaji Rp 1.000.000 per bulan, serta satu operator sekolah yang menerima Rp 1.500.000.
Sistem penggajian yang ada ini menunjukkan komposisi tenaga pendidik dan staf yang tidak sebanding dengan jumlah murid, sehingga menimbulkan tanda tanya soal efisiensi serta penggunaan dana.
Ketidakjelasan ini tidak hanya menyangkut pengadaan buku pelajaran, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana dana BOS tersebut dikelola dalam keseluruhan operasional sekolah sehari-hari.
Wali murid dan tokoh masyarakat menuntut adanya keterbukaan informasi serta laporan penggunaan dana yang bisa dipertanggungjawabkan secara publik.
Para pengawas pendidikan di Kabupaten Deli Serdang juga diminta untuk segera melakukan audit dan pengawasan menyeluruh agar dapat memastikan dana BOS tersebut benar-benar digunakan sesuai dengan tujuan utama yakni meningkatkan mutu pendidikan siswa.
Jangan sampai dana yang bersumber dari anggaran negara ini berujung sia-sia dan tidak bisa memberikan dampak positif terhadap kualitas belajar-mengajar.
Hingga berita ini akan tayang, , pihak SDN 105345 Sidodadi Ramunia belum memberikan pernyataan resmi maupun klarifikasi terkait tudingan tersebut, yang semakin menambah kekhawatiran dan ketidakpastian di tengah masyarakat.
Kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana pendidikan menjadi taruhan besar yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak terkait demi masa depan pendidikan yang lebih baik di daerah kabupaten Deli Serdang. ***
Agus












