Pasuruan – LingkaranIstana.id – Masyarakat Durensewu terutama Dusun klagen berbondong bondong menyaksikan pagelaran campursari mayangkara dan Niken salendri dalm Rangka Sukuran Sumber dan Anyverseri ke 19 yang di laksanakan di halaman parkir telogo sewu Desa Durensewu Kecamatan Pandaan,Minggu 26 – 10 – 2025. malam.
Kegiatan sukuran sumber dan anyverseri telogo sewu di hadiri oleh ,Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat,Camat Pandaan Timbul Wijoyo,Jetua Ikadin Eko Widi,Danramil 0819 Pandaan Lettu Inf Muklas,Kapolsek Pandaan Kompol Bambang Sucahyo,Ketua Pandul Kastari,Kades sewilayah kecamatan pandaan,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat,Tokoh Pemuda ,Perangkat Desa Durensewu dan Undangan lainnya.
Sugeng kepala desa Durensewu mengucapkan rasa syukur yang Allah telah memberi rejeki yang sangat berlimpah dan menyampaikan bahwa masyarakat yang beragama , nikmat yang telah diberikan Allah terhadap desa durensewu terutama desa klagen yaitu nikmat air yang kita kelola secara rupah bisa menjadikan tempat usaha Telogo sewu dan juga pertanian yang tidak kalah penting juga untuk kebutuhan sehari-hari.”kata Kades Durensewu
” Inilah bentuk rasa syukur kami yang pada intinya syukur itu adalah berbagi sesama.”
Kepala Desa Durensewu Sugeng dengan penuh Harapan kami, dengan adanya syukuran sumber ini Allah menambah nikmat menambah kelancaran dari sumber yang ada dan dijauhkan dari musibah balak atau bencana terhadap dusun klagen ataupun desa durensewu.Kita berdoa mudah-mudahan Allah senang hati asa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat klagen khususnya dan desa durebsewu pada umumnya.
” intinya syukur itu bukan hanya ucapan alhamdulillah.<span;>Tapi kita laksanakan dengan berbagi kepada masyarakat-masyarakat yang berhubungan.”
Kegiatan selamatan sumber telogosewu dan anyverseri telogo sewu sudah di laksanakan setiap tahun .
Samsul Hidayat Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten pasuruan mendukung dan mensport program program yang di lakasanakan.Desa duren Sewu khususnya sumber Telogo Sewu ini dengan menghadirkan Mbak niken salindri beserta campur Sari Mayangkara.
Di samping itu juga Samsul Hidayat menambahkan bahwa Ini adalah sebagai bentuk wujud bahwa pemerintah daerah Kabupaten Pasuruan insya Allah akan terus mensupport program yang mana itu untuk menguri-uri budaya.<span;> wujud syukur kita itu dengan menghadirkan Mbak Niket Salindri dan Campur Sari Mayangkara ini juga bagian dari kita semua bagaimana budaya ini tetap yang menjadi budaya lokal tetap harus kita lestarikan.<span;>Termasuk wayang kulit,jaranan Ludruk, cakpercil bersama campursari nya bermacam-macam itu adalah budaya-budaya asli Jawa yang perlu di lestarikan.”pungkas Samsul Hidayat. ( Hery)











