Proyek Semenisasi Jalan di Desa Wanasari Disinyalir Asal Asalan, Tanpa Papan Nama.

Proyek Semenisasi terkesan asal jadi.

Lingkaran Istana.com, Muara Wahau ,Kutai Timur – Proyek pembangunan Semenisasi jalan yang terletak di jalan Lele Desa Wanasari Sp1 dikerjakan terkesan asal asalan .Selasa 18/11/2024.

Bermula berkat adanya keluhan dan laporan dari warga masyarakat tentang pelaksanaan Proyek yang diduga bersumber dari Kementrian PUPR melalui Dinas PU PERKIM Kab.Kutim ,
maka team awak Media segera melakukan cek dilapangan.

Ternyata benar pekerjaan nyaris tidak terlihat menggunakan batu split , kalaupun ada sangat minim sekali dan terindikasi tidak sesuai dengan Spek .
Sementara material pasir menggunakan pasir halus bukan pasir kasar .

Keterangan dari para pekerja dilapangan bahwa pelaksana proyek adalah seorang Kadus  di Desa Wanasari .Kalau melihat dari cara kerjanya seharusnya sang Kadus menjaga kwalitas pekerjaannya karena itu untuk kepentingan warga Desanya sendiri ,akan tetapi terkesan sebaliknya .

Saat dikonfirmasi via whatshap prihal adonan yang dianggap kurang material batu splitnya sang Kadus menjawab :

” apa sampeyan gak liat ada batu disana”. ucap sang Kadus , seolah sudah merasa benar dan tidak ada yang salah.

Sementara sang Kadus tidak melihat praktek bagaimana pelaksanaan dilapangan dan tidak melihat hasil pekerjaan para pekerjanya.

Disisi lain kebanyakan pelaksanaan proyek proyek APBD PEMDA KUTIM disamping pelaksananya sudah bertangga tangga di sub kan ke pihak pihak bawahan, juga tidak adanya terpasang papan proyek .Akhirnya warga tidak tahu siapa pelaksana dan dari Dinas mana proyek tersebut.

Warga masyarakat khusunya warga Desa Wanasari meminta dari pihak Dinas PU PERKIM untuk turun kelapangan memantau dan melakukan pengawasan kinerja para pelaksana nakal dilapangan agar Pembangunan yang bersumber dari uang Negara dikerjakan secara benar dan berkualitas .

Sementara dari pihak Dinas PU PERKIM saat dihubungi via telpon oleh team Media untuk mengkonfirmasi prihal ini belum berhasil tersambung. (Bersambung)

Editor : HsG.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *