Indramayu/lingkaranistana.id – Aula Kantor PWRI di Jalan Tanjung Pura No. 51, Karangmalang, Indramayu, dipenuhi suasana hangat dan kekeluargaan. Ratusan anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dari berbagai daerah hadir mengenakan busana rapi, menyebarkan senyum ramah yang mencerminkan eratnya persaudaraan.
Perayaan HUT ke-63 PWRI tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat Merah Putih, PWRI Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan untuk Mewujudkan Kesejahteraan Lansia Menuju Indonesia Emas 2045.”
Hadir Ketua PWRI, para pembina, penasehat, serta mitra kerja yang selama ini mendukung perjalanan panjang organisasi.

Ketua Umum PWRI, Prapto Hadi, SH., MM., M.Sc., dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ketua PWRI Indramayu, H. Sudiyono, mengajak anggota mengenang perjuangan para pendiri. Ia menekankan perlunya evaluasi dan peningkatan kinerja agar PWRI tetap relevan di tengah perkembangan zaman, serta menggaris bawahi peran vital wredatama dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Di sela acara, peserta saling bercengkerama, mengenang masa lalu, keceriaan terlihat jelas di setiap sudut ruangan.
Ketua PWRI Kabupaten Indramayu, H. Sudiyono, saat diwawancarai, menegaskan:
“PWRI adalah wadah senegeritas dengan pemerintah, menyampaikan semua aspirasi lansia yang tergabung dalam PWRI, menjalin tali silaturahmi sesama pensiunan PNS , pensiunan BUMN dan BUMD, purnawirawan TNI, mantan pejabat, mantan pamong desa dan kepala desa” ucapnya.
Harapannya, ” PWRI itu, yang utama dan yang pertama menjalin tali silaturahmi senegeritas dengan pemerintah karena di dalamnya adalah mantan-mantan PNS, sehingga dengan membangun sinergitas wadah para purna ini bisa berbuat, yang sekalipun sudah purna bakti, wadah PWRI itu sangat berjasa sehingga bisa menjalin tali silaturahmi.”pungkasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, PWRI memberikan empat plakat penghargaan kepada instansi yang dinilai peduli dan berkontribusi besar bagi organisasi, yaitu Bank Jabar Banten, Baznas, Pemkab, dan Yayasan Unwir.

Tak hanya itu, bingkisan sembako dan uang juga dibagikan kepada lima anggota PWRI masing masing : Sudarsono, Samsudin, Dartim, Daimah, dan Syarifuddin.
Momen mengharukan terjadi saat Yoga Iswanto, yang telah mengabdi selama 20 tahun, menerima hadiah sepeda listrik dari anggota DPR RI, Dave A. Laksono.
Yoga mengaku bangga dan terharu karena selama ini ia selalu menggunakan sepeda ontel untuk berangkat ke kantor PWRI.
” Saya sangat senang sekali di beri hadiah sepeda listrik, bisa untuk berangkat kerja dan untuk keperluan lainnya dan saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dave Anggota DPR RI dan juga PWRI,” tuturnya dengan mata berbinar binar.
Dengan semangat yang terjaga, PWRI menutup perayaan ini dengan memotong tumpeng.
Perayaan ini bukan sekadar menandai usia PWRI, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan dan meneguhkan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan lansia menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
( Maman )












