SMSI Indramayu Rayakan HUT RI ke-80 di Tugu Perjuangan Lima Bambu Runcing

Indramayu/lingkaranistana.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Indramayu memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan menggelar upacara bendera di Tugu Perjuangan Lima Bambu Runcing, Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu, Minggu /17/08/2025.

Kegiatan khidmat tersebut diikuti oleh jajaran pengurus SMSI, sejumlah pimpinan organisasi pers seperti Ikatan Media Online (IWO), Forum Wartawan Jurnalis Independen (FWJI), Jurnalis Indramayu, serta tamu undangan dari unsur kepolisian dan TNI. Kapolres Indramayu hadir melalui Kasihumas, sementara Kodim 0616 Indramayu diwakili oleh perwakilan resmi.

Ketua SMSI Indramayu, Iksan Mahmud, menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan tidak boleh hanya dipahami sebagai agenda rutin tahunan.

Menurutnya, momentum ini seharusnya menjadi pengingat sekaligus dorongan untuk memperkuat semangat juang di kalangan insan pers.

“SMSI bersama organisasi pers lainnya memilih Tugu Perjuangan ini sebagai penghormatan kepada para pejuang. Tempat ini menjadi saksi bagaimana rakyat Indramayu melawan penjajahan. Sebagai jurnalis, kita harus mengisi kemerdekaan dengan menjaga profesionalisme serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999,” ungkapnya.

Tugu Lima Bambu Runcing yang berdiri sejak 1970—dibangun pada masa Bupati H. Jahari dan diresmikan Gubernur Jawa Barat saat itu, Yogi S.M. dipilih menjadi lokasi upacara karena sarat makna sejarah perjuangan rakyat Indramayu.

Dukungan juga datang dari Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Indramayu, Mutadi, A.Md,Kom. Ia menilai, peringatan kemerdekaan menjadi momen refleksi penting bagi jurnalis.

“Sebagai insan pers, kita berkewajiban mengawal kemerdekaan melalui produk jurnalistik yang objektif, edukatif, serta bertanggung jawab. Upacara di tugu perjuangan ini mengingatkan bahwa tugas kita hari ini adalah berjuang di medan informasi,” kata Mutadi.

Tak hanya berhenti pada upacara, SMSI Indramayu juga memeriahkan peringatan dengan menggelar turnamen catur antar perusahaan pers. Empat peserta terbaik akan ditantang langsung oleh Master Nasional Susanto dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-489 yang dipusatkan di alun-alun kota.

Iksan Mahmud menutup rangkaian kegiatan dengan harapan agar semangat kebersamaan antarmedia semakin kokoh, sekaligus memperkuat spirit kemerdekaan di tubuh pers lokal.

“Semoga semangat juang para pahlawan terus menginspirasi insan pers sebagai pilar keempat demokrasi demi mewujudkan pers yang merdeka dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
( Maman )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *