Indramayu/lingkaranistana.id – Pemerintah Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, mulai merealisasikan pembangunan jalan usaha tani dengan konstruksi cor beton. Proyek yang dibiayai melalui Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 ini menelan anggaran sebesar Rp 130 juta, dengan volume panjang 240 meter, lebar 1.7 meter, dan ketebalan 0,15 meter.
Pembangunan jalan usaha tani ini tidak hanya difokuskan untuk memperlancar akses pertanian, tetapi juga sebagai sarana mendukung mobilitas masyarakat serta meningkatkan aktivitas perekonomian desa.
Kuwu Brondong, Sunendi Susanto, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini menjadi prioritas desa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan para petani dan masyarakat.
“Jalan usaha tani ini sangat penting, karena akses pertanian menjadi lebih mudah. Kami berharap hasil panen warga bisa lebih cepat terangkut, biaya produksi bisa ditekan, dan kesejahteraan petani semakin meningkat. Kami ingin pembangunan desa benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, ” Kami berusaha mengedepankan kualitas agar jalan bisa bertahan lama. Karena ini hasil musyawarah desa, maka kami ingin benar benar menjaga amanah masyarakat” tegasnya.
Sekretaris Desa Brondong, Roni Amirin, S.Pd, menambahkan bahwa pembangunan dilaksanakan dengan sistem padat karya tunai. Selain itu, ia mengajak elemen masyarakat untuk turut mengawasi jalannya pembangunan agar hasilnya sesuai dengan harapan bersama.
“Selain membangun fisik, kami juga melibatkan masyarakat langsung dalam pengerjaan. Keterlibatan warga bukan hanya sebatas tenaga kerja, tetapi juga dalam hal pengawasan.Ini adalah proyek kita bersama jadi warga mendapat manfaat ganda, yakni pengawasan sekaligus tambahan penghasilan dari pekerjaan ini. Harapannya pembangunan ini bisa menjadi contoh semangat gotong royong di Desa Brondong,” jelasnya.
Pada Senin/06/10/2025.
Adapun pelaksana kegiatan adalah Tim Pengelola Kegiatan (TPK) DesaBrondong.
Salah seorang petani Desa Brondong, menyambut gembira adanya pembangunan jalan usaha tani tersebut.
“Dulu kalau musim hujan, jalan ke sawah becek dan sulit dilewati. Sekarang dengan jalan cor ini, membawa pupuk, hasil panen, atau kendaraan ke sawah jadi lebih mudah. Kami sangat terbantu dan berterima kasih kepada pemerintah desa,” tuturnya.
Dengan terealisasinya pembangunan jalan usaha tani tersebut, masyarakat Desa Brondong optimistis akses pertanian akan semakin mudah, roda ekonomi desa lebih lancar, dan manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan.
( Maman )
Pemdes Brondong Wujudkan Jalan Usaha Tani, Dorong Produktivitas Pertanian












