Indramayu/lingkaranistana.id – Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak Kabupaten Indramayu Tahun 2025 terus memasuki tahapan penting. Desa Kongsijaya menjadi salah satu desa yang mengikuti pesta demokrasi tingkat lokal tersebut dengan menghadirkan lima calon kuwu, masing-masing: Ruswanto (Nomor Urut 1), H. Puad (Nomor Urut 2), Suanta (Nomor Urut 3), Mujafarudin (Nomor Urut 4), dan Slamet (Nomor Urut 5).
Seluruh calon telah melalui beberapa rangkaian proses Pilwu dan saat ini memasuki hari kedua masa kampanye, sebelum akhirnya warga akan memberikan hak pilih pada 10 Desember 2025.
Dalam kesempatan kampanye, para calon menyampaikan visi dan arah pembangunan desa yang akan menjadi prioritas jika terpilih.
Salah satu calon, H. Puad Nomor Urut 2, memperkenalkan visinya yang diberi nama MAPAN (Maju, Agamis, Proporsional, Amanah).
H. Puad menjelaskan bahwa istilah Maju menggambarkan tekadnya untuk membawa Desa Kongsijaya berkembang lebih baik di berbagai sektor. Sementara itu, nilai Agamis akan diterapkan melalui penguatan pendidikan agama, di antaranya program Gerakan Magrib Mengaji bagi anak-anak di mushola maupun masjid.
Selanjutnya, prinsip Proporsional mencerminkan komitmennya dalam menjalankan tugas pemerintahan desa secara jujur, profesional, dan sesuai aturan. Adapun Amanah berarti kesediaan dirinya untuk memegang kepercayaan masyarakat dengan sepenuh hati, dibantu oleh perangkat desa.
“Saya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan semaksimal mungkin kepada seluruh masyarakat Kongsijaya. Semua program akan berjalan dengan baik melalui kerja sama antara pemerintah desa dan warga,” ujarnya.
Tahapan Pilwu masih terus berlangsung hingga hari pencoblosan, dan seluruh calon diharapkan dapat menyampaikan gagasan terbaik demi kemajuan Desa Kongsijaya.
( Maman )
H. Puad Siap Majukan Desa Kongsijaya Lewat Visi MAPAN










