Aceh Singkil-Lingkaran Istana. Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa,Pemuda dan Masyarakat Aceh Singkil (GAMPEMAS) melakukan aksi di depan Gedung DPRK Aceh Singkil,mereka menyuarakan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) tahun 2026 segera di sahkan tanpa menunda-nunda Selasa, 3/3/2026.
Aksi dikabarkan akan di ikuti sebanyak lebih kurang 1.500 orang,tetapi yang hadir saat demo 250-300 orang,rata-rata masyarakat yang ikut terdiri dari kaum emak-emak,lelaki separuh baya,anak muda yang memakai pita kuning di lengan atau mengikatnya di kepala merupakan simbol perjuangan,mereka konsisten meminta supaya anggaran APBK segera disahkan.

Kehadiran emak-emak dalam momen yang sangat penting ini menambah pentingnya kesetaraan gender dalam menyuarakan aspirasi aksi tersebut.Mereka tampil digaris depan menyampaikan keluhan terhadap terlambatnya disahkan APBK tahun 2026 yang terdampak kepada kehidupan publik.
Koordinator aksi demo,Ramli Manik
mengatakan dalam orasinya pengesahan APBK tahun 2026 bukan sekedar agenda administrasi
melainkan menyangkut kepentingan banyak pihak.
“APBK ini merupakan kebutuhan banyak pihak,kalau terus menerus terjadi penundaan akan berdampak tidak baik,kami minta kepada DPRK Aceh Singkil agar segera mengesahkannya”.Ujar Ramli Manik.
Untuk itu,pengesahan APBK dipercepat,komponen GAMPEMAS juga meminta hak interpelasi yang tengah bergulir di DPRK dihentikan sementara sehingga pengesahan anggaran dapat direalisasikan.
merespon aksi itu, Ketua DPRK Aceh Singkil,Amaliun beserta anggota dewan menyampaikan proses pengesahan APBK harus melalui tahapan sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan persoalan hukum dikemudian hari.
Ia menambahkan,terlambatnya pengesahan di picu oleh keterlambatan penyerahan dokumen KUA-PPAS, baru diterima akhir Desember,sesuai aturan mestinya lebih awal.Tambah Amaliun.
“Kami jadwalkan pengesahan APBK tahun 2026 seharusnya hari ini Selasa 3/3/2026.Tutur Amaliun.
reporter : dahrusyid.












