Somarih Menang dalam Pemilihan Kuwu Antar Waktu Desa Karanganyar

oplus_1024

Indramayu/lingkaranistana.id – Pemilihan Kuwu Antar Waktu (PAW) Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, digelar dengan lancar dan tertib pada Rabu/25 06/2025.

Acara ini diselenggarakan di halaman kantor Pemerintah Desa (Pemdes) Karanganyar dan diikuti oleh dua calon, yaitu Didi Budiman 47 Tahun nomor urut 01, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Somarih 53 Tahun nomor urut 02, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes).

Pemilihan ini melibatkan 119 pemilih hak suara yang merupakan perwakilan dari lima blok di Desa Karanganyar.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Somarih unggul dengan meraih 70 suara, sementara Didi Budiman memperoleh 47 suara. Terdapat dua suara tidak sah, dan dengan demikian, Somarih dinyatakan sebagai pemenang pemilihan dan akan melanjutkan sisa masa jabatan Kuwu sebelumnya.

Acara berlangsung kondusif dengan pengamanan dari aparat kepolisian dan TNI.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Muspika Pasekan seperti Camat Pasekan,Kapolsek Pasekan, Danramil, serta Kapolres Indramayu yang turut menyaksikan langsung jalannya proses pemilihan. Selain itu, sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pengurus Karang Taruna, RT/RW se-Desa Karanganyar, serta warga sekitar juga turut hadir menyaksikan jalannya proses demokrasi tingkat desa ini.

Ketua Panitia Pemilihan, Taufik Ibrahim, dalam konferensi pers menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan. Ia juga menekankan bahwa pemilihan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga demokrasi di tingkat desa.

“Kami berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan aparat yang telah menjaga netralitas serta keamanan. Semoga pemimpin terpilih dapat mengemban amanah dengan baik dan membawa kemajuan bagi Desa Karanganyar,” ujar Taufik.

Pemilihan Kuwu Antar Waktu ini digelar menyusul kekosongan jabatan kepala desa ( Kuwu ) sebelumnya meninggal dunia.

Dengan terpilihnya Somarih, diharapkan kepemimpinan desa akan berjalan lebih stabil dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
( Maman )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *