Bupati Indramayu Desak Polisi Usut Dugaan Penganiayaan Dokter oleh Oknum Kuwu di Anjatan

Oplus_131072

Indramayu/lingkaranistana.id – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, angkat bicara terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang dokter yang dilakukan oleh oknum kuwu di Kecamatan Anjatan. Melalui sebuah video yang diunggah di akun pribadinya, Lucky menyampaikan pernyataan tegas dan meminta agar aparat kepolisian segera bertindak.

“Saya sarankan kepada korban, dokter tersebut, untuk segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Saya juga berharap pihak kepolisian bisa responsif dan menindaklanjuti laporan itu dengan cepat,” ujar Lucky dalam video tersebut, Sabtu/25/10/2025.

Dalam pernyataannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa penegakan hukum tidak boleh pandang bulu.

“Kalau sudah ada bukti-buktinya, ini urusan pidana. Siapapun yang melakukan tindakan pidana, harus mempertanggungjawabkan, termasuk kepala desa atau siapapun kepala pemerintahan,” tegasnya.

Lucky juga menyoroti situasi pada saat kejadian, termasuk kondisi pelaku ketika melakukan tindakan tersebut.

“Kita akan cari tahu bersama, apakah saat kejadian itu jam kerja, dan apakah oknum kuwu tersebut dalam keadaan mabuk atau tidak,” tambahnya.

Pernyataan tegas Bupati Indramayu ini menuai banyak dukungan dari masyarakat. Warga menilai langkah cepat dan tegas dari Bupati merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan keadilan tanpa pandang bulu.

Hingga kini, publik masih menanti tindak lanjut dari pihak kepolisian serta klarifikasi resmi dari oknum kuwu yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan dua unsur penting dalam pelayanan publik, yakni tenaga medis dan aparatur pemerintahan desa, yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat.( Maman )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *