Labuhanbatu, Lingkaran Istana.id, Senin 2 Maret 2026. Awak Media Lingkaran Istana lewat dari Ajamu I Afdeling V mau ke kebun MEP ( Ajamu II ), tiba – tiba awak media di hadang oleh Diduga Asisten yang bernama M. Yusuf dan dua anggotanya yang berinisial STO dan berinisial Sro. Sutejo dan Suratno karyawan Afdeling V Ajamu I, awak media
terkejut dan awak media berhenti di Jalan Afdeling V, setelah itu pecakapan Asisten M. Yusuf Diduga bahasa kontor kepada Awak Media Lingkaran Istana Diduga Asisten M. Yusuf lontarkan bahasa dari mulutnya K….L Kepada Awak Media Lingkaran Istana. Awak
Media Lingkaran Istana keberatan dengan bahasa yang di ucap kan Asisten M. Yusuf kepada Awak Media Lingkaran Istana. Pasal 436 ayat (1): Mengancam dengan pidana penjara paling lama 6 bulan atau denda paling banyak kategori II (Rp10 juta) bagi yang menghina orang lain di muka umum. Undang – undang Republik Indonesia No. 40
Tahun 1999 Pasal 18 Ayat 1 yang berbunyi : Setiap orang yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang dapat menghambat / menghalangin pelaksaan sesuai ketentuan Pasal 4 ayat 2 & 3 dapat di pidanakan penjara 2 tahun atau denda paling
banyak Rp 500.000.000 ( Lima Ratus Juta Rupiah ). Awak Media Lingkaran Istana mau jumpa kawan di kebun MEP ( Ajamu II ) setelah awak media ke kebun MEP Jumpain kawan, kawan yang mau Jumpain tidak ada di tempat, setelah itu Awak Media Lingkaran
Istana langsung pulang ke rumah. Bulan suci Ramadan Asisten M. Yusuf Diduga memaki Wartawan di Afdeling V, Asisten M. Yusuf Diduga tidak pantas menjadi Asisten di PTPN IV Regional II Ajamu I karena Etika dan Sopan santunnya tidak ada, sementara itu
Asisten M. Yusuf orang luar atau orang pendatang di Ajamu. Asisten M. Yusuf Diduga arogan dan sombongnya, Asisten M. Yusuf Diduga mengata kan saya orang Medan. Awak Media Lingkaran Istana hanya Sosial Kontrol. Berita ini Sudah sampai di meja Redaksi Lingkaran Istana.
Editor : Tim Lingkaran Istana








