Tanjungbalai, lingkaranistana.id Menindak lanjuti aksi pada Minggu lalu, Perhimpunan Aktivis Muda Indonesia (PAMI), kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagper) kota Tanjungbalai Jalan Pahlawan kelurahan Pantai Burung kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kamis (5/3/2026)
Kali ini massa aksi PAMI diterima langsung Plt Kadis Dagper, Wiwi Fitria setelah kordinator aksi, Rizky Simatupang memaparkan segala permasalahan dari hasil investigasi dan bukti yang dimiliki lembaga PAMI
Terlihat Wiwi Fitria, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian menanggapi atas permasalahan yang disebutkan dari massa aksi Perhimpunan Aktivis Muda Indonesia (PAMI) dengan tegas mengatakan bahwa ia tidak tahu
“Terima kasih adik-adik aktivis yang telah menyuarakan masalah pasar pasar yang ada di Suprapto, saya jawab bahwa itu tanah PJKA gak ada wewenang saya disitu dan lagi saya disitu belum menjadi Kabid, gak pernah saya kutip retribusinya didepan hanya yang dibelakang”,sebut Wiwi Fitria
Ia juga menyebutkan bahwa mengenai Pasar sejahtera dirinya tidak tahu dengan mengatakan walau dirinya Kabid pasar gak pernah dibawa mengenai hal itu. Mengenai pasar bahagia ia juga mengatakan tidak tahu kalaupun ada bangunan liar dipasar itu Disdagper memiliki Kordinator dan pasti akan memberitahukan kepada Kepala Dinas
“Pasar sejahtera saya tidak tau kalaupun mau klarifikasi kepada kepala dinas lama, walupun saya Kabid tapi saya tidak pernah diajak dalam hal itu dan mengenai pasar bahagia saya juga tidak tahu lagian kami punya kordinator kalaupun ada bangunan liar pasti melaporkan”, katanya
Hal ini membuat massa aksi bertambah kecewa atas jawaban Plt Kadis yang dianggap mereka tidak masuk akal dan tidak menunjukkan sikap profesionalisme atas jabatan yang diberikan kepada massa aksi
“Jawaban Plt Kadis Dagper menunjukkan kebodohannya dengan mengatakan tidak tahu, tidak tahu dan tidak tahu, padahal jelas pada waktu itu Plt Kadis menduduki jabatan Kabid yang dipersoalkan”,kata Rizky Simatupang kepada awak media
Tupang juga menyesalkan kenapa Pemerintah Kota Tanjungbalai yakni Wali Kota memberikan kepercayaan jabatan bagi orang yang tidak tahu, padahal Dinas terkait adalah salah satu dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bertugas melaksanakan urusan pemerintahan di bidang perdagangan, perindustrian, serta pengelolaan pasar yang menjurus kepada kesejahteraan masyarakat
“Kalau dia tidak tahu bagaimana nantinya nasib para pedagang pasar dapat sejahtera bila dinas yang membidanginya tidak tahu Alias goblok”, sebut tupang kesal
Atas nama PAMI Tupang mendesak Wali Kota Tanjungbalai untuk segera mencopot jabatan Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian saat ini, demi terwujudnya Visi dan Misi Wali Kota bersama Wakil Wali Kota untuk menjadikan Tanjungbalai Emas.
“Demi terwujudnya visi dan misi wali kota dan wakil wali kota, kami dari lembaga PAMI mendesak wali kota tanjungbai bapak Mahyaruddin Salim untuk segera mencopot jabatan Plt Kadis Dagper saat ini, agar segala permasalahan yang ada ditubuh dinas ini dapat segera teratasi dan PAD dapat ditingkatkan lagi di kota yang kita cintai ini”,tegas tupang mengakhiri. (Artika)












