B upati Tanggamus Klarifikasi Kondisi Sekolah Batu Nyangka

Screenshot

Tanggamus L.i Dalam keterangannya, Saleh menegaskan bahwa informasi yang beredar perlu dipahami secara menyeluruh. Ia menyebut, kondisi sekolah yang menjadi sorotan publik bukan persoalan baru, melainkan telah berlangsung sekitar delapan tahun.

“Saya bersyukur informasi ini muncul ke publik. Namun perlu dipahami, kondisi itu sudah terjadi sejak sekitar delapan tahun lalu, bukan baru sekarang,” ujar Saleh.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tanggamus tidak tinggal diam dalam menyikapi persoalan tersebut. Namun, keterbatasan kapasitas fiskal daerah menjadi salah satu kendala dalam percepatan pembangunan, termasuk di sektor pendidikan.

Menurutnya, pendapatan asli daerah (PAD) Tanggamus masih terbatas dibandingkan kebutuhan pembangunan di berbagai sektor, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Karena itu, pemerintah daerah terus menjalin koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna memperoleh dukungan anggaran.

“Dengan kondisi fiskal yang ada, kami harus mengatur prioritas pembangunan. Di sisi lain, kami juga aktif melakukan pendekatan ke pemerintah provinsi dan pusat agar ada dukungan lebih,” jelasnya.

Terkait pembangunan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut, Bupati menegaskan bahwa seluruh proses harus melalui tahapan sesuai mekanisme yang berlaku, mulai dari kajian, perencanaan, hingga penganggaran dan pelaksanaan.

Semua ada prosesnya, tidak bisa serta-merta langsung dibangun tanpa melalui tahapan yang sesuai aturan,” tegasnya.

Pemkab Tanggamus juga berencana mengevaluasi keberadaan “kelas jauh” di Batu Nyangka, termasuk efektivitas kegiatan belajar mengajar serta kebutuhan riil masyarakat setempat.

“Kami akan kaji secara menyeluruh, apakah kelas jauh itu masih relevan atau perlu penyesuaian. Yang pasti, pemerintah tetap memastikan anak-anak di sana mendapatkan akses pendidikan yang layak,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Saleh turut mengapresiasi peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia menilai pemberitaan yang berkembang dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan publik.

Media adalah mitra pemerintah. Informasi yang disampaikan menjadi masukan penting bagi kami untuk berbenah ke depan,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Saleh  menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan.

“Prinsip kami jelas, tidak boleh ada anak di Tanggamus yang tidak sekolah. Ini menjadi komitmen bersama yang akan terus kami wujudkan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, Asisten I Sekretariat Daerah, Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Pendidikan, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

editor : Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *