Jalan Strategis ke RS Bari dan Sekolah di 5 Ulu Belum Tersentuh Perbaikan, Warga Ingatkan Janji Ratu Dewa pada 2019

PALEMBANG, LINGKARAN ISTANA — Harapan warga Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, terhadap perbaikan infrastruktur dasar kembali mengemuka. Hingga memasuki tahun 2026, akses jalan di RT 62/RW 08, Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Terusan I, yang sebelumnya dijanjikan akan dibangun oleh Pemerintah Kota Palembang, belum juga terealisasi Sabtu, (2/5/2026)

 

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, ruas jalan tersebut telah beberapa kali mendapat perhatian pemerintah. Sejak tahun 2019, lokasi ini bahkan pernah dikunjungi langsung oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dengan kunjungan terakhir tercatat pada tahun 2025. Dalam kesempatan itu, warga menyebut adanya komitmen untuk segera menindaklanjuti pembangunan jalan.

KONDISI JALAN TERSEBUT

Namun, realisasi yang dinanti tak kunjung datang. Kondisi ini memicu kekecewaan warga yang setiap hari bergantung pada akses tersebut untuk menunjang aktivitas utama.

 

Salah satu warga, Rusna, menggambarkan kondisi jalan yang dinilai kian memprihatinkan dan berisiko terhadap keselamatan. 

“Yang kami alami sekarang ini susah sekali, Pak. Kalau berjalan seperti tidak terlihat jalannya, apalagi kalau sampai terperosok ke aliran bawah itu sangat berbahaya. Kami minta tolong sekali jalan ini diperbaiki, jangan diperlambat lagi. Dari dinas terkait memang sudah pernah datang, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujarnya.

 

Ketua RT setempat menegaskan bahwa keberadaan jalan tersebut bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan vital masyarakat. 

“Jalan ini sangat kami butuhkan untuk aktivitas sehari-hari, baik untuk bekerja, ke sekolah, maupun untuk keperluan ibadah,” ungkapnya.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak RT telah mengajukan proposal perbaikan kepada instansi terkait. Namun, pengajuan tersebut disebut ditolak tanpa penjelasan yang memadai. 

 

“Proposal sudah kami serahkan, namun ditolak dengan alasan yang tidak jelas,” tambahnya.

 

Senada dengan itu, warga lainnya, Nirmala, mengaku sempat menaruh harapan besar saat kunjungan Wali Kota ke lokasi. Jalan tersebut dinilai strategis karena dapat memangkas jarak tempuh menuju sejumlah fasilitas penting, seperti kawasan Panca Usaha, Rumah Sakit Bari, serta sekolah. 

“Waktu itu disampaikan akan dibangun tahun ini. Kami tentu senang dan berharap. Tapi sampai sekarang belum ada kepastian. Kami terpaksa harus memutar lebih jauh,” katanya.

 

Diketahui, kondisi jalan yang berada di atas aliran anak sungai turut memperbesar risiko bagi pengguna, terutama saat dilintasi dalam aktivitas harian.

KONDISI JALAN TERSEBUT

Warga kini berharap komitmen yang pernah disampaikan tidak berhenti sebagai janji semata, melainkan segera diwujudkan dalam langkah konkret. Kepastian dari Pemerintah Kota Palembang dinilai mendesak, tidak hanya untuk menjawab harapan masyarakat, tetapi juga menjamin keselamatan dan kelancaran aktivitas warga di kawasan tersebut.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai jadwal maupun realisasi pembangunan jalan dimaksud.

 

Editor : Toni 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *