Jalan Rusak Bertahun-tahun Dibiarkan, Warga Lorong Terusan I Seberang Ulu I Pertanyakan Kinerja Pemerintah !!

PALEMBANG, LINGKARAN ISTANA – Kondisi jalan rusak dan berlubang di Jalan Wahid Hasyim, Lorong Terusan 1, RT 42 RW 08, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, terus menuai keluhan warga. Kerusakan yang terjadi bukan baru kemarin, namun hingga kini terkesan dibiarkan tanpa penanganan yang jelas dari pihak terkait.

Lubang-lubang besar di badan jalan memaksa warga mempertaruhkan keselamatan setiap kali melintas. Baik pengendara maupun pejalan kaki harus ekstra waspada. Ironisnya, anak-anak sekolah pun setiap hari harus menghadapi kondisi berbahaya ini hanya untuk berangkat dan pulang sekolah.

Bacaan Lainnya

Salah satu warga, Ibu Nursiah, mengaku heran karena jalan tersebut tak kunjung diperbaiki meski sudah lama rusak.
“Sudah lama sekali jalan ini rusak, tapi tidak ada perbaikan. Kami hanya bisa berharap, padahal ini jelas membahayakan, terutama untuk anak-anak,” ujarnya dengan nada kecewa.

Kekecewaan serupa disampaikan Martin, tokoh masyarakat setempat. Ia menilai lambannya respons pemerintah mencerminkan lemahnya perhatian terhadap keselamatan warga.
“Jalan ini bukan jalan kecil yang tidak dipakai. Ini akses penting warga setiap hari. Kalau dibiarkan seperti ini, artinya keselamatan masyarakat seolah tidak jadi prioritas,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembiaran yang terus terjadi hanya akan memperparah kondisi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Jangan tunggu ada korban dulu baru bergerak. Kalau sampai itu terjadi, ini jelas bentuk kelalaian,” katanya.

Warga menilai perbaikan jalan bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan kewajiban yang seharusnya segera dipenuhi pemerintah. Mereka mendesak adanya tindakan nyata, bukan hanya janji, agar jalan tersebut layak dilalui dan tidak lagi menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat setiap hari.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat adanya perbaikan maupun tindak lanjut konkret dari pihak terkait terhadap kondisi jalan tersebut.

Editor : Toni 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *