Pengeroyokan Selesai Di Unit PPA, Tidak Melibatkan Sat Reskrim Polres Lahat

 

Lahat, Lingkaranistana.id – Diduga terjadi hari jumat malam sabtu,3 Juli 2026, pengeroyokan kurang lebih berjumlah 5 orang di jalan lintas Sumatra bertepatan di sebelah panti pijat dengan korban 1 orang. Minggu, (5/7/27)

 

Menurut keterangan saksi yang tidak mau disebutkan namanya, disini tadi ada terjadi perkelahian pengeroyokan 5 orang kepada 1 orang, kami lihat rekaman CCTV.

 

“Diduga pelaku pengeroyokan selaku oknum berjumlah 2 orang karyawan PT Pamapersada Nusantara (PAMA), berserta kawan kawan berjumlah 3 orang di samping warung tempat makan sebelahan Panti pijat di jalan baru, dengan korban 1 orang berserta motor scoopy di ambil oleh pelaku.”ujar keterangan saksi yang tidak mau di sebutkan namanya

 

Awak media menelusuri tempat kejadian.dapat la sebuah vidio dengan berdurasi 1 menit, Menurut keterangan Alif, selaku adek ipar pelaku, benar itu kakak ipar, suami ayuk aku kandung. aku mau cari (HP) yang tinggal.”ucap alif

 

Hasil konfirmasi di ruang Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Lahat Briptu Narto Membenarkan ada laporan. Keterangan dari kanit PPA dan PPO, sudah berdamai di Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO).”katanya

 

Kasat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO), AKP Hj. Fifin Sumailan S.H. MH Juga menyampaikan, Kedua belah pihak sepakat tidak membuat Laporan Polisi dan menyelesaikan dengan kekeluargaan. Surat perdamaian Di arsip penyidik.”ujarnya

 

Kasat Reskrim AKP M. Ridho Pradani S. Pd. S.H juga menjelaskan, di unit reskrim belum ada laporan, itu di ppa bae, karena korban pelecehan yang nak melapor ke ppa hari jumat kemarin. Kejadian itu berawal dri pelecehan, itu proses satu rangkaian, saat itu korban pelecehan yang mau membuat laporan akan tetapi mereka tidak jadi melapor karena sepakat mau berdamai. Perdamaian terkait pelecehan dan pengeroyokan sudah dilakukan di PPA.”ujarnya

 

Sampai berita ini ditayangkan belum ada kejelasan perkembangan kasus tersebut

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *