TEBO — Lingkaran Istana. Id – Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan silaturahmi antara Ketua Kerukunan Keluarga Banjar Provinsi Jambi bersama tokoh nasional, Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. AM. Hendropriyono, S.T., S.H., M.H. Pertemuan bertajuk “Temu Kangen” ini berlangsung khidmat pada Senin, 6 Juli 2026, di Kota Hujan, Bogor.
Bagi masyarakat Banjar di perantauan, sosok AM. Hendropriyono bukan sekadar tokoh militer dan kpemerintahan, melainkan sudah dianggap sebagai Tutuha (orang tua yang dituakan di tanah rantau). Terlebih, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dan Menteri Transmigrasi ini memiliki garis keturunan (juriat) dari Sultan Banjar, yang secara historis gigih berjuang membebaskan NKRI dari belenggu penjajahan kolonial.
- Pertemuan ini sekaligus menjadi momen bernostalgia. Ketua Keluarga Banjar Provinsi Jambi mengenang kembali momen-momen hangat saat masih menempuh studi di Jakarta, di mana ia kerap bersua dengan Pak Hendropriyono dalam acara Halalbihalal. Kenangan tersebut berlanjut saat beliau melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi kala menjabat sebagai Menteri
Dalam kesempatan temu kangen yang penuh keakraban tersebut, disampaikan pula perkembangan terkini warga keturunan Banjar di Jambi. Saat ini, komunitas orang Banjar Kalimantan (rumpun Bangsa Melayu) di Provinsi Jambi diperkirakan mencapai 195.000 jiwa. Masyarakat Banjar Jambi aktif berkontribusi di berbagai sektor, baik formal maupun informal, guna bahu-membahu membangun kemajuan daerah Jambi.
“Pak Hendropriyono adalah sosok yang sangat mumpuni, bijaksana, namun tetap sangat terbuka menerima kehadiran kami,” ungkap Ketua Keluarga Banjar Provinsi Jambi.Pertemuan yang berlangsung dalam nuansa adat dan kekeluargaan yang kental ini juga dihadiri oleh Pangeran Cepi Al Banjari, yang merupakan bagian dari juriat Pangeran Hidayatullah.

Di samping itu,Sejarawan sekaligus akademisi asal Jambi, Dr. Drs. Yusdi Anra, M.Pd ini, terus melangkah mantap dalam mewujudkan visinya mengangkat sejarah lokal ke layar lebar nasional. Setelah sukses menggelar pertemuan penting dengan tokoh nasional, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. A.M. Hendropriyono, Dr. Yusdi dijadwalkan akan melanjutkan diplomasi budayanya ke Kementerian
Kebudayaan esok hari.Pertemuan strategis dengan Jenderal Hendropriyono tersebut membahas benang merah sejarah Nusantara, khususnya peran strategis Melayu Jambi dalam konstelasi sejarah nasional. Dukungan dari tokoh senior seperti Hendropriyono dinilai menjadi angin segar sekaligus legitimasi kuat bagi proyek idealis ini.
Tidak berhenti di sana, perjuangan Dr. Yusdi untuk mempopulerkan sejarah Jambi akan memasuki babak baru esok hari.”Alhamdulillah, besok kami dijadwalkan langsung bertemu dengan Direktur Perfilman di Kementerian Kebudayaan RI untuk mematangkan rencana pembuatan film sejarah Melayu Jambi,” ungkap Dr. Yusdi.
Dalam audiensi resmi di Kementerian Kebudayaan besok, Dr. Yusdi tidak sendirian. Beliau akan didampingi langsung oleh tim produksi komplit, mulai dari Produser, Sutradara, hingga perwakilan sineas dari Yogyakarta yang dikenal memiliki rekam jejak kuat dalam penggarapan film-film berlatar sejarah dan budaya.
Kolaborasi antara akademisi Jambi dan sineas Yogyakarta ini diharapkan mampu meramu data sejarah yang valid dan kaku menjadi sebuah tontonan visual yang epik, estetis, namun tetap mengedukasi masyarakat luas mengenai kejayaan Melayu Jambi di masa lampau.Proyek film ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Jambi, tetapi juga menjadi pemantik bagi daerah lain untuk mendokumentasikan sejarah lokal mereka melalui industri kreatif perfilman tanah air.
Silaturahmi diakhiri dengan doa bersama untuk kesehatan dan keberkahan sang jenderal. Seluruh keluarga besar Banjar Jambi berharap agar Allah SWT senantiasa mencurahkan rahmat dan kesehatan kepada Jenderal (Purn) AM. Hendropriyono agar dapat terus memberikan sumbangsih pemikiran dan kiprah terbaiknya demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dicintai.Menjemput Kejayaan Melayu Jambi, Dr. Drs.Yusdi AnraM.Pd Siap Bawa Sejarah Lokal ke Layar Lebar.
( Oeoes)










