TEBO // Lingkaran Istana.Id – Sebuah potret baru perjalanan sejarah tanah Melayu Jambi siap disajikan ke hadapan publik. Melalui agenda unggulan Prabu Sedafi ’26, program The BeBiBeBa Show Premium resmi menggelar penayangan perdana (premiere) film dokumenter bertajuk “KESULTANAN JAMBI: Titah dan Singgasana”.
Film dokumenter yang disutradarai oleh sineas muda berbakat asal daerah, Muhammad Anton Ghunarso, ini mengajak penonton untuk menyelami kembali rekam jejak, garis keturunan, hingga intrik kekuasaan masa lalu yang belum banyak terungkap dalam buku-buku sejarah arus utama.
Film ini tidak hanya menyajikan narasi sejarah biasa, tetapi juga membawa penonton mempertanyakan kembali kisah-kisah lama: Bagaimana jika sejarah yang selama ini kita dengar ternyata menyimpan kisah yang jauh lebih besar?
Menariknya, penayangan ini juga dirangkaikan dengan pemutaran karya dari Dr. Drs. Yusdi Andra, M.Pd., yang semakin memperkaya khazanah dokumentasi sejarah dan budaya lokal Jambi.
Tak berhenti di layar kaca, para penonton disuguhi sesi diskusi interaktif (talkshow) seusai pemutaran film yang dipandu oleh Coach Ra sebagai host. Sesi ini dirancang untuk mengupas tuntas:
Proses Riset: Penggalian fakta serta manuskrip sejarah Kesultanan Jambi secara mendalam.
Behind the Scenes: Suka duka dan berbagai tantangan teknis pembuatan film di lapangan.
Dinamika Sejarah: Sisi lain kehidupan istana dan dinamika politik masa kerajaan yang jarang terekspos ke publik.
Jadwal & Lokasi Acara
Bagi para pecinta sinema, pegiat seni budaya, akademisi, hingga mahasiswa yang ingin melihat sejarah Jambi dari sudut pandang segar, berikut detail pelaksanaannya:
Hari / Tanggal: Jumat, 24 Juli 2026
Waktu: 19.00 – 21.30 WIB
Lokasi: Graha Tempoa, Jelutung – Kota Jambi
Host: Coach Ra
Pengkarya Film: Muhammad Anton Ghunarso
Melalui pesan singkat WhatsApp. Jumat sore 24 – Juli – 2026 .Dr.Drs.Yusdi Andra M.Pd. mengatakan, Acara ini terbuka untuk umum dan komunitas. Namun, karena kuota tempat duduk yang terbatas, masyarakat yang berminat diimbau untuk hadir lebih awal di lokasi penayangan agar tidak kehabisan kursi.
Dalam momentum ini,untuk lebih mengenal dan mengingat sejarah Melayu Jambi,mari kita merayakan karya sineas lokal, berdiskusi hangat, dan mengenal lebih dekat identitas tanah kelahiran kita. Sampai jumpa di ruang pemutaran!
(Hi)










