Tulang bawang barat- Provinsi Lampung.LI Pihak Sekolah dasar (SD) negeri salah satu di Tumijajar diduga berat menjadikan sekolah ajang berbisnis buku lembaran kerja siswa (LKS). VOLEMIk ini terancan di laporkan ke dinas terkait Pendidikan setempat, Ambudaman dan Kemendikbud pusat serta APH wilayah hukum setempat. Senin (27/7) 2026.
Pasalnya, bobolnya informasi akurat ini didapati tim media ini dari pasutri (pasangan suami istri) inisyal (ST) dan (hy ) beberapa hari lalu rabu (22/7) selaku wali murid sekolahan tersebut sekolah dasar SD negeri 18 (delapan belas) Tumijajar kabupaten Tulang bawang barat profinsi Lampung, dikatakannya
” Anak kami sekolah di SD negeri 18 Tumijajar, kalau buku cetak beli cuman satu pak, bayarnya dengan guru kelas, namanya dul karim, kalau Kepala sekolah namanya Siti, “ujar (st) dan (hy) selaku Nara sumber pintar
“Kalau anak saya bayar dengan harga 1 buku rp 35 ribu rupiah pak, kayaknya kelas 1,2 dan 3 rata rata harga nya rp 35 ribu rupiah kalau kelas 4,5 dan enam herganya rp 40 ribu pak, ” Tambahnya.
Disambangi tim wartawan ini keesokan harinya di sekolah setempat kamis (23/7) disekolahan yang sama dikonfirmasi salah satu guru negeri jenis pria nama Dul karim, ia pun membenarkan terkait dugaan temuan wartawan.
“Oo ya betul Dul karim nama saya, Kepala sekolah hari ini ngak ada pak mungkin ada kegiatan lain, saya selaku guru negeri dan selaku wali kelas tiga (3), ini SD negeri 18 (delapan belas) Tumijajar namanya, “Tutur Dul karim
” Jujur saya pak emang benar itu terjadi dan masing masing murid bayarnya dengan guru kelas masing masing, kalau yang ngesub buku tersebut saya ngak paham, ” sambungnya.
“Terkait hal ini tolong beri waktu saya akan kordinasi dulu dengan pimpinan saya jangan dulu bapak beritakan ya pak, ” Lanjutnya
” Selang beberapa waktu dihari itu juga guru Dul karim menghubungi tim wartanwan ini Via whatshaf, katanya
“Pak mohon maap Kepala sekolah saya ngak ada sanggahan dan respon terkait dugaan temuan bapak, malah saya kesannya yang harus bertanggung jawab menurutnya tapi saya kan bukan Kepala sekolah pak,, mohon maap ya pak, ” Tutupnya. Hingga berita di terbitkan.
(Hel….. BNNTim)










