Lingkaran Istana .Id – TEBO –Ormas Rumah Juang RAMPAS Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo sorot Pembangunan jembatan gantung jalan kaki tipe G.D sepanjang 60 meter yang berlokasi di Desa Balai Rajo, Kecamatan 7 Koto Ilir, Kabupaten Tebo, yang kini mendadak jadi perbincangan hangat publik dan warga setempat. Proyek fisik infrastruktur penyeberangan yang baru selesai dikerjakan di duga sekitar empat bulan lalu,diduga kuat digarap secara asal-asalan dan kurang maksimal.
Keluhan ini awalnya mencuat dari informasi salah seorang warga setempat yang merasa kecewa berat dengan mutu serta ketahanan fisik bangunan. Menindaklanjuti keresahan dan laporan masyarakat tersebut,Ormas RAMPAS 08;TEBO langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta pemantauan fisik bangunan pada Jumat (14/08/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan dan investigasi tersebut di lapangan dan menemukan sejumlah indikasi pengerjaan yang tidak memenuhi standar teknis. Beberapa bagian struktur penting, mulai dari lantai jembatan hingga penopang beton, ditemukan sudah mengalami retak-retak. Tak hanya itu, tahap pengerjaan akhir (finishing) fisik jembatan juga terlihat kasar, asal-asalan, dan terkesan dipaksakan selesai tanpa memperhatikan mutu mutu keselamatan jangka panjang.
Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun, proyek pembangunan jembatan gantung ini diduga kuat dikerjakan oleh kontraktor pelaksana JEC yang berasal dari Kota Jambi. Kondisi fisik yang rapuh di usia bangunan yang baru seumur jagung membuat warga sangat meragukan ketahanan infrastruktur tersebut, terlebih akses ini menjadi jalur krusial bagi aktivitas harian masyarakat pejalan kaki.
Atas temuan ini,Ormas RAMPAS 08 TEBO, melalui Ketuanya.M.Husni mendesak instansi pemerintah terkait, Dinas PUPR, serta aparat penegak hukum (APH) untuk turun tangan mengevaluasi dan mengaudit pengerjaan proyek tersebut secara menyeluruh.dan Ormas RAMPAS 08 TEBO akan berkodinasi dg DWP RAMPAS 08 Propinsi Jambi dan DPP RAMPAS.Di samping itu Warga menuntut pihak penyedia jasa (kontraktor pelaksana JEC) untuk bertanggung jawab penuh melakukan perbaikan total demi menjamin keamanan dan keselamatan warga yang melintas. (Tim)










