Peduli Dampak Kabut Asap, RS Bhayangkara M Hasan Palembang Bagikan 2.000 Masker dan Sarung Tangan

PALEMBANG, LINGKARAN ISTANA – 

Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kota Palembang membuat masyarakat yang beraktivitas di luar rumah harus lebih waspada terhadap kesehatan, khususnya gangguan pada saluran pernapasan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Bacaan Lainnya

Melihat kondisi tersebut, Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang dipimpin langsung Kepala Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan, Kombes Pol Dr dr Budi Susanto, SpBS-FIS, N-Vas (K), QHIA, turun langsung ke sejumlah titik untuk membagikan masker dan sarung tangan kepada masyarakat, Kamis (1/10/2026) pagi.

 

Sebanyak kurang lebih 2.000 masker dan sarung tangan disiapkan untuk dibagikan kepada pengguna jalan, anak sekolah, pekerja hingga masyarakat yang beraktivitas di pasar.

Pembagian dilakukan mulai dari Simpang Lampu Merah Polda Sumsel, Simpang Lampu Merah RS Charitas, KM 5 hingga Pasar 16 Palembang.

 

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang Kombes Pol Dr dr Budi Susanto mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian RS Bhayangkara M Hasan terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang dipenuhi kabut asap.

“Pagi ini kami melihat udara dan kabut asap cukup tebal. Karena itu, saya dari jajaran RS Bhayangkara M Hasan terinisiasi untuk membagikan masker kepada pengguna jalan yang ada di poros Jalan Sudirman Kota Palembang,” kata Dr Budi.

 

Lanjutnya, selain di Jalan Sudirman, pembagian masker juga dilakukan di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Dr Budi menyebutkan, sedikitnya ada empat titik yang menjadi lokasi pembagian masker, yakni Pasar, KM 5, lampu merah Simpang Polda, lampu merah RS Charitas, serta kawasan Pasar 16 Palembang.

 

“Kita siapkan sebanyak 2.000 masker yang akan dibagikan kepada masyarakat, baik anak sekolah maupun pekerja yang ada di Kota Palembang, termasuk masyarakat yang beraktivitas di pasar,” katanya.

 

Sambungnya, masker tersebut dikemas dalam 20 boks dengan masing-masing boks berisi sekitar 50 masker.

 

“Masker diberikan kepada pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun pejalan kaki, serta masyarakat yang tengah beraktivitas di pasar,” katanya.

 

Tak hanya masker, pihak rumah sakit juga membagikan sarung tangan kepada sejumlah pekerja yang beraktivitas di lapangan.

 

“Sarung tangan tersebut diberikan kepada petugas kebersihan, pekerja bengkel, hingga pedagang di pasar sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan higiene saat bekerja,” tegasnya.

 

Budi mengatakan, pembagian sarung tangan tersebut dilakukan setelah pihaknya melihat masih ada sejumlah pekerja yang beraktivitas tanpa menggunakan pelindung tangan.

 

“Ada petugas kebersihan yang kami lihat beberapa di antaranya tidak menggunakan sarung tangan. Karena itu kami bagikan sarung tangan, termasuk kepada petugas bengkel dan ibu-ibu yang berjualan di pasar untuk menjaga higiene,” jelas Budi kembali.

 

Imbau Warga Gunakan Masker

Budi juga mengimbau kepada masyarakat Palembang khususnya agar tidak mengabaikan kondisi udara saat melakukan aktivitas di luar rumah.

 

Ia meminta warga menggunakan masker sebagai alat pelindung diri untuk mengurangi paparan polusi akibat kabut asap.

 

“Mengingat daerah kita sekarang sedang dilanda kabut asap, kami mengimbau masyarakat Kota Palembang yang akan melakukan aktivitas di luar rumah hendaknya menggunakan masker sebagai pelindung diri,” ungkapnya.

 

Menurutnya, masyarakat tetap dapat beraktivitas, namun harus mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan.

 

“Kita harapkan masyarakat Palembang tetap mempunyai kesehatan yang prima dengan mengantisipasi dan menggunakan alat pelindung diri berupa masker,” katanya.

 

Lebih lanjut Budi mengatakan, kondisi kabut asap perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan.

 

“Untuk kabut asap, penyakit yang paling rentan adalah ISPA,” tegasnya.

 

Dr Budi kembali mengingatkan masyarakat, terutama mereka yang harus beraktivitas di luar ruangan, untuk menggunakan masker dan menjaga kondisi kesehatan selama kualitas udara masih terdampak kabut asap.

 

Dengan pembagian masker dan sarung tangan tersebut, RS Bhayangkara M Hasan Palembang berharap masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan memperhatikan perlindungan diri dan kesehatan di tengah kondisi kabut asap.

(Toni) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *