TEBO, LINGKARANISTANA.ID – Rektor Institut Agama Islam (IAI) AN-NAJAH Jambi, Dr. Drs. Yusdi Anra, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk rasa bangga dan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengabdian tiada henti para prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam penyampaiannya, Dr. Drs. Yusdi Anra, M.Pd.yang juga adalah sejarawan Provinsi Jambi, menekankan bahwa TNI lahir dari rahim rakyat dan harus senantiasa memegang teguh jati dirinya sesuai dengan cita-cita luhur para pendiri bangsa.
”Selamat Dirgahayu ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dari rakyat untuk rakyat. Semoga TNI semakin solid, profesional, modern, serta terus menjadi benteng pertahanan negara yang kokoh dan senantiasa dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Dr. Drs. Yusdi Anra, M.Pd.
Lebih lanjut, beliau menegaskan kembali esensi sejarah pembentukan TNI yang diawali dari perjuangan rakyat dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
”Para pendiri bangsa kita meletakkan fondasi bahwa TNI adalah Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional. Kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan roh utama perjuangan bangsa. Sebagaimana pesan Panglima Besar Jenderal Soedirman, hubungan antara TNI dan rakyat ibarat ikan dan air—saling membutuhkan dan tidak pernah bisa dipisahkan,” tuturnya.
Menatap masa depan, beliau menyampaikan harapan mendalam agar TNI terus bertransformasi menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan akar sejarahnya:
”Harapan kita ke depan, di tengah dinamika global dan kompleksitas ancaman zaman, TNI dapat terus memperkuat alutsista dan kapabilitas prajuritnya. Namun yang terpenting, TNI harus tetap konsisten menjaga netralitas, menjadi pengayom bagi segenap bangsa, serta selalu berada di garis terdepan dalam membantu kesulitan rakyat.
Semoga TNI senantiasa menjadi penjaga cita-cita Proklamasi 1945 demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.”
Beliau menutup penyampaiannya dengan menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan TNI dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, semangat bela negara, serta jiwa patriotisme kepada generasi muda pembawa panji masa depan bangsa.
Husni.










