Gunung Sitember, Dairi.Sumut- Miris,..!!
Seorang Oknum Camat di kabupaten Dairi, Tepatnya Camat Gunung Sitember
Sion Sembiring akhirnya mengunjungi seorang anak penyandang disabilitas Setelah mendapat sorotan wartawan, Hal tersebut diketahui oleh Lingkaran Istana.id dari pemberitaan salah satu media online, Isi dari berita tersebut menceritakan bahwa Si Oknum Camat tersebut menjenguk si anak pada saat malam hari bahkan ketika sedang saat “HARI LIBUR KANTOR” pula.
“Aneh Bin Ajaib,” Kemanakah Perhatian Sang camat ini selama ini? Sebelumnya di dalam salah satu WhatsApp group yang ada di Dairi, Telah dijelaskan oleh Seorang Wartawan Mitra Mabes.com, yang juga merupakan satu bagian yang tidak terpisahkan dari Media Lingkaran Istana.id menjelaskan, Bahwa Personil wartawan Media Mitra Mabes telah pernah memberi tahukan kepada sang camat terkait penderitaan si anak yang Penyandang Disabilitas atas nama Arbi Kristianta Bancin tersebut, namun tidak di gubris.
Namun setelah Wartawan Yang merilis berita ini mempertanyakan sikap dan tanggapan dari Pj Sekda Kab. Dairi yang ada di dalam WhatsApp group itu terkait penderitaan si anak yang dibawa dalam group oleh wartawan Mitra Mabes untuk diberi perhatian, Barulah dimulai awal ceritanya ada Pahlawan yang tiba tiba muncul, munculnya dimalam hari pula, Yang spontan langsung tanpa diundang menyambangi Rumah Arbi Kristianta Bancin didusun Rambarata Batugungun pada tanggal 01 September 2024.
Dari pemberitaan salah satu Media On Line di Dairi menjelaskan Bahwa Sang Camat yang didampingi oleh Kepala Desa Batugungun Jawinto Sinaga didampingi petugas Medis dari Gunung Sitember tersebut sempat di tolak oleh Ibu dari Arbi, Disebabkan dengan alasan uang dikarenakan Si Ibu juga baru menjalani Operasi di RSUD, Bahkan dalam narasi pemberitaan tersebut disebutkan sang camat sempat kecewa karena ditolak keluarga dari Arbi, Menolak atau tidak menolak adalah hak dari Keluarga Arbi, mengapakah sang camat kecewa !!? Mungkinkah sebab malu karena harus disoroti wartawan dulu baru Kerja !!? Dan pada saat hari libur dan malam hari pula !!?
Lingkaran Istana.id mencoba mencari tahu mengapa Sang Camat punya niat untuk memberikan bantuan sembako dan serta BPJS prabayar, Bahkan baru ada niat untuk mengalihkan keluarga Luter bancin menjadi Penerima bantuan Iuran [PBI] setelah diperbincangkan di salah satu WhatsApp group di Dairi itu, tetapi tidak dapat dihubungi karena nmr WhatsApp nya sedang off.
Sebelumnya telah dijelaskan wartawan Mitra Mabes.com bahwa keluarga dari Bapak Luter Bancin adalah merupakan penerima BLT [Bantuan langsung tunai] PKH [Program Keluarga Harapan] Dan BPNT [Bantuan Pangan Non Tunai] PIP [Program Indonesia Pintar ] buat anak yang masih bersekolah, “Namun perlu di ketahui, yang mengurus agar Harley Kristian Bancin dan Yolanda Grace Montes Bancin agar mendapat bantuan manfaat PIP adalah wartawan Mitra Mabes.com.
Dan yang mengurus BPJS prabayar Arbi Kristianta Bancin agar menjadi BPJS gratis ke kantor BPJS Sidikalang ialah wartawan Mitra Mabes Dan bukan atas inisiatif Pemerintah Desa Batugungun apalagi camat gunung Sitember,” Ada buktinya. Kemudian Arbi Kristianta juga bahkan blom terdaftar di DTKS Dinas Sosial kabupaten Dairi, ini Fakta hari ini.

“Jadi jangan dibilang ada oknum atau masyarakat menggiring opini apalagi narasi sesat, Sekarang sudah terbukti ini bukan opini apalagi narasi sesat, kemana BPJS prabayar dan bantuan sembako Sang Camat selama ini !!?
Apakah setelah ada rencana Wartawan Lingkaran istana.id dan wartawan Mitra Mabes.com hari ini 02 September 2024 akan menjenguk keluarga Arby Bancin untuk memberikan bantuan seadanya baru Sang Camat harus kerja lembur di hari libur dan malam hari pula !!?
Ini barulah permulaan cerita, Lingkaran Istana.id maupun Mitra Mabes.com akan segera menelusuri anggaran dana desa (add) Batugungun dan Biaya Operasional Kesehatan puskesmas [ BOK] Gunung Sitember, Benarkah Dairi Unggul yang kita dengar selama ini !!? Lingkaran Istana.id bukan hanya sekedar corong pemberitaan saja, tapi harus sanggup menolong orang yang terabaikan dan terlupakan dari keseriusan pemerintah.
[M.Panjaitan]









