KOTIM,Lingkaran Istana,bravo” Pihak sd 4 kelurahan ketapang mengadakan pungutan dana komite sebesar 50 rb untuk keperluan beli paping untuk keperuan di halaman sekolah saptu,13-2- 2025 ,jam, 8.15 di sd4 ketapang.
Kegiatan ini membuat masyarakat menjadi resah dan keberatan pungutan yang sebesar itu.
Tanggal 8-3- 2025 kepala sekolah Ibu Nursinah.SPd.sd mengundang wali murid untuk mendapatkan kesepakatan supaya wali murid tidak ada yang keberatan.
Dengan waktu yang cuma lama kemungkinan sumbangan dari wali tetap berjalan hampir 100% udah lunas,bahkan sudah di belikan matrial / paping dan pasir.
Seharusx di adakan musyawarah dulu dengan wali murid agar mendapatkan kesepakatan.akan tetapi sebelum di tentukan sumbangan tetap berjalan,bahkan sudah di belikan matrial,pasir,paping dll.
Ada wali murid mengadu ke Media.M.Mabes…ketua komite bersuara bila tidak sanggup membayar di suruh lewat langit sekolahnya.
Ada lagi laporan dari murid…imponya kalau sekarang tidak menabung untuk perpisahan di makan ikan kering ,kalau ada perpisahan nantinya.
Kami sebagai adat mantir,bpk Arul dan Ibu Lena merasa di belangi oleh kepala sekolah SDN4 ibu.Nursinah.SPd.sd,sebab tidak dengan kesepakatan awal tanggal,13-2- 2025 di adakan pertemuan dengan seluruh wali murid supaya tidak terjadi pro kontra.
Dalam rapat yang di bahasnya masalah sumbangan…malah menampilkan prestsi-prestasi yang di Raih oleh sekolahan SDN4 ketapang sehingga wali murid tidak fokus ke titik permasahan yaitu masalah sumbangan 50rb yang di keluhkan wali murid yang kurang mampu.
Sambutan dari pengawas sekolah …Sebelum tau permasahannya …bapak Jumratul mengucapkan banyak berterima kasih bantuan wali murid..
Dari jam 7.30 sampai jam 9.00 belum dibahas-bahas ke titik permasalahannya( masalah sumbangan yang di bahasnya) wali murid udah gelisah jutru yang di sampaikan masalah impak tiap hari jum’at alasannya untuk beli korban,sedangan sumbangan yang 50rb yang di bahas tidak di sebutkan ketua komite Ibu Tania putri.
Akhirx baru di adakan tanya jawab dengan wali murid.
Usulan pertama ketua RT 51 saudara Mansyah juga sebagai ahli waris tanah yang di peruntukan untuk sekolahan sidin menyampaikan ke kecewaan atas sumbangan 50rb yang tidak tranparan/ terbuka untuk semua wali murid dan juga saipul anwar kecewa di karenakan beberapa wali murid mengadu ke sidin , bilang ketua komitenya kalau tidak menyumbang sekolahnya lewat di langit.
Terakhir tanggapan dari adat mantir Bu LENA…meminta/ mengharap ke depannya agar ketua komite mau pun sekolahan kegiatan apapun yang menyangkut dana agar supaya di musyawarahkan terlebih dahulu ungkapx.
Editor. Kam.L.i










