SIDIKALANG, Dairi Sumut- Bupati Kabupaten Dairi Ir. Vickner Sinaga didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suasta Ginting pada 11 April 2025 memimpin rapat fokus penataan pasar sidikalang dan pasar sumbul yang selama ini dinilai menjadi isu miring karena kesemrawutan para pedagang yang berjualan di bahu jalan disekitar pusat Pasar, Rapat yang dilaksanakan diruang rapat Bupati itu dihadiri langsung oleh Dirut PD Pasar Sidikalang Jhon Tony Dabutar.
Vickner Dengan tegas menyampaikan tekadnya agar pasar-pasar yang ada di dairi seperti pasar Sumbul dan pasar Sidikalang harus tertata rapi sehingga membuat tempat perbelajaan terasa nyaman bagi pembeli dan pengguna fasilitas jalan bisa berjalan dengan lancar dan aman bagi masyarakat luas.
“Saya menginstruksikan kepada pihak terkait agar melakukan koordinasi serta komunikasi yang baik khususnya kepada masyarakat Supaya penertiban dapat berjalan dengan baik, “Ucap Bupati Dairi”

Menanggapi instruksi Bupati tersebut Jhon Tony Sidabutar mengatakan bahwa empat tahun terakhir para pedagang yang ada di pasar-pasar yang ada di kabupaten dairi sudah diarahkan agar bisa berjualan dengan tertata dan terlihat rapi, Tetapi pemasok/penjual yang ada di badan jalan tetap saja bandel, sudah beberapa kali sudah dipindahkan ke gedung yang sudah dibangun oleh Pemerintah, tetapi masih saja tetap berjualan di badan jalan, Sebut Tony tanpa merinci bagaimana cara PD pasar menindak para pedagang bandel tersebut.
Menurut Jhon Tony, Adapun Alasan para pedagang tidak menuruti peraturan karena ketika berjualan di dalam gedung penghasilan nya lebih sedikit dari pada berjualan di dipinggir badan jalan, Walaupun demikian Direktur PD pasar mengatakan akan terus meningkatkan mutu dan pelayanan yang ada di PD Pasar supaya para pedagang akan segera berpindah ke gedung yang sudah ada dari pada di pinggir badan jalan, Sebutnya.
Tanpak juga hadir dalam rapat terbatas tersebut Kasatpol PP Horas Pardede, Kepala Ispektorat Edy Banurea, Kabag Perekonomian Lipinus Sembiring, Kabag Tapem Juliawan Rajagukguk. [M.Panjaitan]









