Indramayu/lingkaranistana.id – Suasana mencekam menyelimuti Waduk Sidadadi di Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Seorang pemuda dilaporkan hilang dan diduga tenggelam saat berada di sekitar waduk yang dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. Pada Rabu/28/05/2025.
Kejadian memilukan ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Menurut sejumlah saksi mata, korban sempat terlihat berada tidak jauh dari tepi waduk sebelum tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Diduga kuat, ia terpeleset dan jatuh ke dalam air waduk yang saat ini tengah mengalami peningkatan volume akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Informasi mengenai insiden tersebut dengan cepat menyebar ke berbagai platform media sosial, khususnya Facebook. Warganet turut menunjukkan rasa empati dan keprihatinan, membanjiri unggahan terkait dengan doa dan harapan agar korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Warga setempat langsung melakukan upaya pencarian secara manual tak lama setelah kabar hilangnya korban tersebar. Namun, hingga menjelang malam, pencarian belum juga membuahkan hasil. Keterbatasan pencahayaan, kedalaman air, serta arus bawah yang cukup kuat membuat pencarian harus dihentikan sementara.
“Sekarang kondisi tidak memungkinkan, gelap dan cukup berbahaya. Pencarian akan kami lanjutkan besok pagi dengan bantuan tim dari Basarnas,” kata Riman, salah satu warga yang ikut dalam upaya pencarian di lokasi kejadian.
Pihak keluarga korban yang berada di lokasi tampak terpukul dan hanya bisa berharap proses pencarian besok bisa menemukan titik terang.
Tim SAR dari Basarnas Indramayu direncanakan akan membawa perlengkapan selam serta peralatan pendukung lainnya untuk menjangkau area waduk yang lebih dalam.
Kepala BPBD Kabupaten Indramayu juga telah mengonfirmasi bahwa mereka akan menurunkan tim tambahan untuk membantu proses evakuasi.
“Kami akan kerahkan personel dan alat bantu pencarian. Prioritas kami adalah menemukan korban secepat mungkin,” ujarnya singkat.
Waduk Sidadadi sendiri merupakan salah satu lokasi yang sering dijadikan tempat memancing dan bersantai oleh warga sekitar. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, tingginya curah hujan telah menyebabkan peningkatan volume air dan memperbesar potensi bahaya di area tersebut.
Pemerintah setempat mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas di sekitar waduk, terutama saat kondisi cuaca buruk atau permukaan air sedang tinggi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan di sekitar perairan terbuka.
( Maman )
Pemuda Diduga Tenggelam di Waduk Sidadadi Indramayu, Pencarian Dihentikan Sementara karena Kondisi Gelap dan Bahaya










