Indramayu/lingkaranistana.id – Ketegangan memuncak di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, ketika ratusan warga tumpah ruah di depan kantor desa dalam aksi protes menuntut mundurnya Kuwu (Kepala Desa) Rajudin,
Jum’at/11/07/2025.
Mereka datang dengan satu suara, kecewa dan marah karena merasa dikhianati oleh pemimpinnya sendiri.
Awalnya, massa bergerak dengan tertib. Spanduk, poster, dan orasi menggema di halaman kantor desa. Namun situasi berubah drastis ketika seseorang yang mengaku sebagai perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) muncul dan mencoba membubarkan kerumunan. Adu argumen pun tak terelakkan.
Warga yang merasa hak berdemokrasinya dihalangi, terpancing emosi. Barikade aparat dari kepolisian dan TNI menjadi garis akhir yang memisahkan warga dengan kantor desa. Meski sempat memanas, aparat berhasil menenangkan situasi tanpa bentrok fisik yang berarti.
Di tengah kerumunan, suara lantang Duri, koordinator aksi, menyuarakan tuntutan masyarakat.
“Kami sudah bersabar, sudah membuat nota kesepahaman yang ditandatangani bersama. Tapi semua itu dilanggar. Rajudin sudah tak layak lagi memimpin desa ini,” teriaknya dari atas mobil komando.
Aksi ini bukan yang pertama. Sebelumnya, kelompok yang menamakan diri Aliansi Warga Sukaslamet Bersatu telah melayangkan protes atas gaya kepemimpinan Rajudin yang dinilai tidak transparan, terutama dalam hal pengelolaan anggaran desa dan kebijakan publik.
Aparat gabungan dari Polres Indramayu dan TNI terus siaga. Mereka tak hanya berjaga, tapi juga terus mengingatkan agar aksi dilakukan secara damai. Namun semangat warga tak surut. Mereka menegaskan akan kembali dengan kekuatan yang lebih besar jika tidak ada tanggapan dari pihak desa.
“Kalau hari ini tidak ada keputusan, kami akan datang lagi. Lebih banyak. Lebih lantang,” ujar salah satu orator dengan nada mengancam.
Hingga sore hari, Kepala Desa Rajudin belum memberikan tanggapan resmi. Kantor desa masih dijaga ketat, sementara warga perlahan membubarkan diri dengan rencana aksi lanjutan yang sudah mulai dibicarakan.
Desa kecil ini tengah bergolak. Dan bagi warga Sukaslamet, ini bukan sekadar unjuk rasa melainkan perjuangan menuntut keadilan dan integritas dari pemimpin yang mereka pilih.
( Maman )
Desa Sukaslamet Memanas, Warga Desak Rajudin Mundur dari Kursi Kuwu












