Tragis! Pelajar SMP di Indramayu Tewas Dikeroyok, 7 Remaja Diamankan Polisi

Oplus_131072

Indramayu/lingkaranistana.id — Seorang pelajar SMP berinisial EI (17) asal Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, meregang nyawa setelah menjadi korban pengeroyokan di Desa Malangsemirang, Kecamatan Jatibarang, pada Rabu (9/7/2025) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, mewakili Kapolres AKBP Ari Setyawan Wibowo, menyebut pihaknya telah menangkap tujuh remaja yang diduga terlibat. Mereka adalah RW, FM, DD, SJ, WS, HF, dan FS, yang masih berusia antara 15 hingga 18 tahun.

“Para pelaku dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 170 dan 338 KUHP serta Pasal 76C junto Pasal 80 UU Perlindungan Anak,” ujar Arwin pada Jumat /11/07/2025.

Ketujuh tersangka diamankan di sebuah rumah kos tak lama usai kejadian. Saat ini, penyidikan terus dikembangkan untuk mengungkap keterlibatan pihak lain dan mendalami peran masing-masing pelaku.

Peristiwa ini bermula saat korban melintasi tongkrongan para pelaku dengan sepeda motor sambil menggeber gas. Diduga dalam kondisi mabuk, korban memancing emosi para pelaku yang juga tengah dalam pengaruh alkohol.
Saat korban melintas untuk kedua kalinya, para pelaku yang telah bersiap di sisi jalan langsung menghadangnya dan menyerang menggunakan batu. Korban mengalami luka parah dan tewas di tempat, sementara seorang temannya berhasil lolos dari serangan.

Atas perbuatannya, para pelaku kini terancam hukuman berat hingga 15 tahun penjara. Polisi berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dan memastikan keadilan bagi korban. ( Maman )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *