Indramayu/lingkaranistana.id – Ratinah, warga Dusun Bulu, Desa Limpas, Kecamatan Patrol, Indramayu menjadi korban penipuan setelah nomor WhatsApp Camat Kandanghaur, Hatta Direja diretas orang tak dikenal. Akibatnya, uang milik Ratinah sebesar Rp1 juta raib.
Awalnya, Ratinah menerima pesan dari nomor yang mengaku sebagai Camat Hatta, meminta pinjaman Rp1,5 juta dan memberikan nomor rekening BRI 100451865099891 atas nama HATTA DIREJA.
Karena hanya memiliki Rp1 juta, Ratinah pun mengirimkan uang tersebut melalui BRI Link dalam dua kali transaksi masing-masing Rp500 ribu.
Tak lama kemudian, pihak Kecamatan Patrol memberi tahu bahwa WhatsApp milik Camat Hatta diretas.
Perasaan sedih Ratinah bertambah ketika ia menceritakan kejadian itu kepada istri Camat Hatta di sebuah acara hajatan. Alih-alih memberi nasihat, ia justru merasa diejek.
“Bu camat malah menertawakan saya. Padahal saya sudah kehilangan uang. Rasanya sakit hati sekali,” ungkap Ratinah dengan nada sedih.
Sementara itu, Camat Hatta, saat dikonfirmasi awak media membenarkan bahwa nomor WhatsApp miliknya diretas.
Menanggapi hal ini, Camat Hatta menjelaskan bahwa istrinya hanya bergurau.
Ia juga menegaskan nomor rekening yang digunakan pelaku bukan miliknya, karena ia tidak memiliki rekening BRI, melainkan hanya rekening BJB.
“Memang benar nomor saya di-hack, bahkan sudah dua kali. Saya sudah mengurusnya di gerai resmi,” ujar Camat Hatta.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk berhati-hati terhadap pesan WhatsApp yang meminta uang, meskipun berasal dari nomor yang terlihat dikenal atau dari pejabat.
( Maman )
Warga Patrol Kehilangan Rp1 Juta Akibat Penipuan WhatsApp Mengatasnamakan Camat












