Tragedi Mahasiswa di Bendungan Bangkir: Polindra Tegaskan Bukan Kegiatan Kampus

Oplus_131072

Indramayu/lingkaranistana.id – Suasana duka menyelimuti Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) setelah insiden tragis yang menimpa tujuh mahasiswa di bendungan karet Bangkir.

Ade Syarif, SE.,M.Si, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Polindra, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan bagian dari program kampus dan tidak mendapatkan izin resmi.

“Kami dari Polindra sangat berduka atas kejadian ini. Dua dari tujuh mahasiswa yang tenggelam adalah anggota Komunitas Pencinta Alam (KOMPA) Polindra,” ujar Ade Syarif saat berada di lokasi. Minggu/09/11/2025.

Ade Syarif menjelaskan, insiden yang terjadi pada Sabtu/08/11/2025 ini melibatkan enam mahasiswa Polindra dan satu orang dari luar kampus.
Kegiatan ini dilakukan atas inisiatif sendiri tanpa pemberitahuan kepada pihak kampus atau organisasi mahasiswa terkait.

“Setiap kegiatan kampus seharusnya memiliki izin, namun dalam kejadian ini, teman-teman KOMPA tidak memberikan informasi atau konfirmasi kepada kami. Karena itu, pihak kampus tidak mengetahui adanya kegiatan ini,” tambahnya

Polindra terus memantau perkembangan pencarian dan memberikan dukungan penuh.

“Kami berharap segera mendapatkan kabar baik yang bisa menenangkan kita semua,” pungkas Ade Syarif.
( Maman )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *