Indramayu/lingkaranistana.id — Upaya pembentukan Kabupaten Indramayu Barat (Inbar) terus menunjukkan perkembangan. Salah satu langkah pentingnya adalah dimulainya pembangunan Tugu Titik 0 Kilometer (KM), yang digagas sebagai penanda resmi wilayah administratif baru tersebut. Tugu tersebut akan berdiri di Blok Harendong, Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, yang diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan Inbar.
Desain tugu dibuat setinggi sekitar 5 meter dengan gaya arsitektur yang memadukan unsur sejarah, budaya, dan identitas masyarakat Indramayu. Wujudnya tidak hanya berfungsi sebagai penanda lokasi, tetapi juga menghadirkan representasi simbolik tentang nilai-nilai luhur yang melandasi perjuangan pembentukan kabupaten baru.
Bentuk utama bangunan menyerupai candi bercorak Kerajaan Pajajaran, menegaskan jejak sejarah Sunda di wilayah barat Indramayu. Keistimewaan tugu ini tampak pada bagian puncaknya yang menampilkan Cakra Udaksana, pusaka yang dipercaya sebagai peninggalan Raden Arya Wiralodra, pendiri Indramayu. Pusaka tersebut ditempatkan di atas Bunga Cempaka Kuncup, yang dikenal sebagai lambang kesucian dan harapan akan lahirnya era baru.
Keempat sisi bagian bawah tugu juga akan dilengkapi ornamen Kujang, senjata tradisional Jawa Barat, yang dipasang menghadap empat penjuru mata angin. Simbol ini melambangkan kesiapsiagaan dan perlindungan, sekaligus memperkuat identitas budaya Jawa Barat dalam desain tugu.
Bagi masyarakat, pembangunan tugu ini memiliki arti lebih dari sekadar proyek infrastruktur. Kehadirannya menjadi tanda bahwa proses pemekaran Kabupaten Indramayu Barat terus bergerak maju. Tugu tersebut digadang-gadang menjadi ikon baru, pusat kumpul, dan landmark yang mencerminkan kebanggaan warga Inbar.
Dipilihnya Blok Harendong sebagai lokasi tugu juga menunjukkan arah pengembangan wilayah ke depan. Kawasan ini dinilai strategis dan berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indramayu bagian barat.
Selain menjadi simbol geografis, Tugu Titik 0 KM juga membawa pesan komitmen pemerintah bersama masyarakat untuk terus mendorong percepatan pemekaran wilayah. Banyak pihak menilai bahwa berdirinya tugu ini menandakan semakin konkret dan matangnya wacana pembentukan kabupaten baru.
Keberadaan tugu ini nantinya diharapkan dapat menjadi objek wisata budaya sekaligus ruang edukasi bagi generasi muda dalam mengenal sejarah lokal, warisan leluhur, serta kearifan budaya masyarakat Indramayu.
Secara keseluruhan, pembangunan Tugu Titik 0 KM Indramayu Barat menjadi penanda bahwa babak baru tengah dimulai. Dengan desain yang kokoh dan ornamen sarat makna, tugu ini berdiri bukan hanya sebagai titik koordinat, melainkan simbol identitas, perjalanan perjuangan, dan masa depan masyarakat Indramayu Barat. ( Maman )
Pembangunan Replika Tugu Titik 0 KM Indramayu Barat Mulai Tampak, Simbol Sejarah Baru untuk Calon Kabupaten Inbar










