27 Calon Kuwu di Haurgeulis Sepakat Jaga Kondusivitas, Deklarasi Damai Digelar Menjelang Pilwu 2025

Indramayu/lingkaranistana.id – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak tahun 2025, Kecamatan Haurgeulis menggelar deklarasi damai sebagai upaya memperkuat komitmen bersama antar calon. Sebanyak 27 calon kuwu dari enam desa, Sidadadi, Sumbermulya, Wanakaya, Haurkolot, Sukajati, dan Mekarjati, hadir lengkap dalam agenda yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Haurgeulis, Senin /1/12/2025.

Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh jajaran panitia Pilwu, para ketua BPD, serta unsur pemerintah kecamatan, menandai pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Camat Haurgeulis, Rory Firmansyah, S.STP., M.Si., dalam arahannya menyampaikan bahwa deklarasi damai merupakan pondasi penting untuk memastikan Pilwu berjalan tertib serta menjunjung nilai kebersamaan antar calon.

“Deklarasi ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memastikan bahwa seluruh calon siap menciptakan situasi Pilwu yang damai dan saling menghormati,” tegas Camat Rory.

Ia juga mengimbau agar para calon dan tim pendukung menghindari praktik yang berpotensi memicu konflik, termasuk kampanye negatif maupun mobilisasi massa yang tidak perlu.

Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Haurgeulis AKP Maman Kusmanto menekankan pentingnya menjaga keamanan sepanjang tahapan Pilwu berlangsung. Ia mengingatkan bahwa kontestasi di tingkat desa kerap memunculkan gesekan apabila tidak dikelola dengan baik.

“Pilwu harus menjadi ajang demokrasi yang aman dan kondusif. Jangan sampai perbedaan pilihan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat,” ujar AKP Maman.

Pihak kepolisian, lanjutnya, telah menyiapkan langkah antisipatif melalui patroli dan pemantauan intensif di titik-titik rawan.
Dengan jumlah calon yang terbilang banyak, Pilwu di Haurgeulis menjadi salah satu sorotan di Kabupaten Indramayu.

Penandatanganan deklarasi damai diharapkan menjadi contoh positif bagi wilayah lain untuk melaksanakan Pilwu secara demokratis, berintegritas, dan mengutamakan persatuan.

Acara ditutup dengan pembacaan komitmen bersama oleh seluruh calon kuwu, menegaskan kesiapan mereka menjaga keamanan, menghargai setiap perbedaan pilihan, serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.
( Maman )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *