Aceh Singkil-Li.id Menjelang berakhirnya tahun 2026,pembangunan jalan di Pemukiman Desa Pulo Sarok,Kecamatan Singkil,tepatnya di Dusun Bahari,hingga saat ini belum teraspal,warga masyarakat lingkungan itu cukup mengeluh akibat terisap abu setiap hari.
Seharusnya pihak rekanan mesti menyiram jalan tersebut setiap pagi maupun sore hari sebagai tanggung jawab sosial.Kami warga masyarakat lingkungan ini menghirup abu setiap waktu akibat dampak dari Kenderaan roda dua atau roda empat yang hilir mudik Kamis, 22 Januari 2026.Ucap Andi warga setempat.
Selayaknya jalan itu telah selesai kata Andi 31 Desember 2025,sesuai jadwal yang tercantum di papan informasi proyek.tapi kenyataannya penyedia CV.Mitra Jaya Mandiri,tidak mampu menyelesaikan kegiatan proyek tepat waktu atau sesuai jadwal.
Pekerjaan yang di biayai melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh tahun anggaran 2025 sejumlah rp.3,4 milyar itu gagal selesai sebagaimana kontrak kerja,publik penerima manfaat jelas dirugikan.Semoga dapat terealisasi hotmix bulan ini.Lanjutnya.
Kami berharap agar jalan Pemukiman dapat di hotmix, supaya warga masyarakat pengguna jalan bisa merasakan program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah,sehingga kami (masyarakat) tidak menghirup debu lagi setiap hari.
Harapan juga dipaparkan warga masyarakat lain agar jalan Pemukiman warga masyarakat ini segera di hotmix,seharusnya pihak Pengawas dan Dinas terkait dapat mendongkrak percepatan penyelesaian sebelum masa perpanjangan pekerjaan berakhir.tutupnya.
reporter : (D)












