Aparat Hukum diduga tutup mata terhadap pengangkutan CPO yang menggunakan BBM jenis Bio Solar.

Labuhanbatu Selatan, Lingkaran Istana- Kendaraan ( Truk ) pengangkutan CPO milik PT. Citra Andalan Putra Buana diduga menggunakan BBM Bio Solar.

 

Hasil Penelusuran media Lingkaran Istana di Lapangan sejak Maret 2026 hingga berita ini di publikasi bahwa semua kendaraan (Truk ) Jenis Fuso dan Hino tetap membawa jerigen dengan rata rata kapasitas diatas 30 liter sebanyak 2-5 jerigen dalam setiap kendaraan (Truk ). Temuan ini berdasarkan hasil dokumentasi awak media di Lapangan yang berada di Pabrik Kelapa Sawit milik PT.Perkebunan Nusantara IV Regional I di PKS Sei Daun,PKS Sei Meranti,PKS Torgamba dan Sei Baruhur.

Hasil Investigasi dilapangan mandor lapangan pengangkutan CPO milik PT. Citra Andalan Putra Buana pada Simpang Pujud – Rokan Hilir yang menurut informasi dekat lokasi gudang pengangkutan CPO milik PT. Citra Andalan Putra Buana. Mandor lapangan dan salah satu bagian Managemen mengatakan bahwa bahwa mereka menggunakan BBM Non Subsidi yakni Dexlite/Pertamina Dex. Pernyataan tersebut tidak dapat dibuktikan pernyataan baik secara slip pembelian maupun fisik dari BBM Non Subsidi Dexlite/Pertamina Dex dan saat ditegaskan lagi oleh Lingkaran Istana.

 

Hasil dokumentasi awak media Lingkaran Istana sejak Maret hingga berita ini di publikasi terdiri dari 3 waktu yang berbeda yakni pada Tanggal 11 Maret 2026,17 Maret 2026 dan 16 April 2026 hasil nya sama tetap selalu membawa jerigen dengan rata rata kapasitas diatas 30 liter sebanyak 2-5 jerigen dalam setiap kendaraan (Truk ). Lokasi pengisian CPO ini berada di PT.Perkebunan Nusantara IV Regional I di PKS Sei Daun,PKS Sei Meranti,PKS Torgamba dan Sei Baruhur Labuhanbatu Selatan.

 

Menurut salah satu supir menyampaikan bahwa pada saat mereka trip pengiriman ke arah pelabuhan Dumai mereka mengisi BBM Eceran yaitu Bio Solar. Saat investigasi supir enggan menjawab saat di pertanyakan uang jalan yang berikan untuk pembelian apa.

 

Yang menjadi pertanyaan besar bagi awak media adalah apakah APH dalam hal ini pihak Kepolisian tutup mata? Hal demikian menjadi pertanyaan karena pengangkutan CPO milik PT. Citra Andalan Putra Buana selalu melalui jalan lintas sumatera setiap saat dan sepanjang jalan sangat banyak wilayah hukum yang dilalui mulai dari Kepeolisian Sektor hingga Kepolisian Resort.

 

 

Yang menjadi pertanyaan besar bagi awak media adalah apakah pihak managemen dan satuan pengamanan PT.Perkebunan Nusantara IV Regional I di PKS Sei Daun,PKS Sei Meranti,PKS Torgamba dan Sei Baruhur.tidak menaruh curiga atas membawa jerigen dengan rata rata kapasitas diatas 30 liter sebanyak 2-5 jerigen dalam setiap kendaraan (Truk ).

 

Hasil penelusuran awak media Lingkaran Istana dari Google bahwa kapasitas tangki BBM untuk kendaraan Hino dan Fuso yang sejenis dengan milik PT. Citra Andalan Putra Buana adalah rata rata 100 – 200 liter. (A.S)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *