Menelusuri Jejak Sejarah di 7 Koto, Makam Datuk Merah Mato, Sang Tokoh Sakti Mandraguna 

TEBO // Lingkaranistana.id​.– Tokoh yang dikenal sebagai Datuk Merah Mato ini dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai sosok yang hidup pada abad ke-7 M

Ismail,,salah satu pengiat Sejarah di Kabupaten Tebo,,asli Putra desa tersebut dan beliau juga masih keturunan dari Datuk sakti merah Mato ,, mengatakan bahwa beliau dikenal bukan hanya sebagai penyebar pengaruh di wilayah tersebut, melainkan juga sebagai figur yang memiliki kesaktian mandraguna dalam membela kebenaran pada masanya.

​Sosok Legendaris dan Warisan Spiritual
​Menurut cerita turun-temurun dari warga Desa Tabun dan Dusun Baru. gelar “Merah Mato” disematkan karena sosok ini konon memiliki keistimewaan pada bagian matanya yang memancarkan aura berbeda, yang sering dikaitkan dengan kedalaman ilmu spiritual dan ketajaman batin yang ia miliki.

​Di masa hidupnya, Datuk Merah Mato diyakini berperan penting dalam menjaga keamanan dan tatanan sosial masyarakat di sepanjang aliran sungai hulu batang hari khususnya di wilayah VII Koto.

Kekuatan spiritual atau “kesaktian” yang ia miliki dianggap sebagai anugerah yang digunakan untuk melindungi masyarakat dari ancaman serta sebagai penegak keadilan.

​Situs Bersejarah yang Masih Terawat
​Makam Datuk Merah Mato saat ini masih sering diziarahi oleh masyarakat, baik warga Desa Tabun,Dusun Baru maupun pendatang dari luar daerah.

Kompleks makam ini menjadi bukti fisik nyata akan keberadaan tokoh-tokoh penting yang membentuk peradaban di Kabupaten Tebo pada abad ke-17.

​Pemerintah desa setempat bersama masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian situs ini. Keberadaan makam ini tidak hanya dianggap sebagai tempat peristirahatan terakhir seorang tokoh besar, tetapi juga sebagai objek wisata religi yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi generasi muda.

​Menjaga Nilai Sejarah bagi Generasi Mendatang
​Tokoh masyarakat,Ismail.. berharap bahwa situs Makam Datuk Merah Mato dapat terus diperhatikan agar nilai-nilai sejarahnya tidak hilang ditelan zaman.

Upaya pelestarian ini penting agar generasi mendatang tetap mengetahui sosok-sosok leluhur yang pernah berjasa bagi tanah Tebo ini.

​Bagi para penikmat wisata sejarah, berkunjung ke Desa Tabun memberikan pengalaman tersendiri untuk lebih dekat dengan akar budaya dan jejak mistis yang menyelimuti sejarah Kabupaten Tebo ,7 Koto di masa lalu.(Husni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *