Batubara (Sumut), MLi.id- Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) berlangsung memanas ketika seorang guru PPPK paruh waktu menyampaikan keluh kesah terkait gaji yang hingga kini belum juga cair. Dalam forum tersebut, guru tersebut secara terbuka mempertanyakan hak mereka sebagai tenaga pendidik yang telah menjalankan tugas namun belum menerima pembayaran sesuai ketentuan.
Peristiwa itu terjadi saat agenda RDP yang membahas persoalan tenaga pendidik dan kesejahteraan guru. Di hadapan peserta rapat dan pihak terkait, guru PPPK paruh waktu meminta adanya kepastian mengenai pembayaran gaji yang dinilai sudah terlalu lama tertunda.
Tidak hanya menyoroti persoalan gaji, guru tersebut juga mengungkap dugaan intimidasi yang disebut dialami sejumlah tenaga pendidik setelah menyuarakan keluhan mereka ke publik. Hal itu membuat suasana rapat semakin tegang karena para guru meminta adanya perlindungan serta jaminan keamanan bagi mereka yang memperjuangkan haknya.
Para guru PPPK paruh waktu berharap pemerintah dan pihak terkait segera memberikan solusi nyata atas persoalan tersebut. Mereka meminta kejelasan mengenai pencairan gaji, penyelesaian administrasi, serta kepastian agar tidak ada lagi tekanan atau intimidasi terhadap tenaga pendidik yang menyampaikan aspirasi.
RDP tersebut digelar sebagai upaya mencari jalan keluar atas berbagai persoalan yang dihadapi guru PPPK paruh waktu. Hingga rapat berakhir, para guru berharap tuntutan mereka dapat segera ditindaklanjuti demi menjaga kesejahteraan dan kenyamanan tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya. (Rosiah/ilo)









