Efisiensi Anggaran Negara,Rampas O8 berharap : Peran Strategis APDESI Jadi Kunci Optimalisasi Pembangunan Desa

Oplus_0

TEBO// Lingkaranistana .id– Di tengah kebijakan efisiensi anggaran negara yang sedang digalakkan pemerintah,Ketua Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Kab Tebo,M.Husni,mengatakan peran Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dinilai semakin di butuhkan, Organisasi ini dipandang sebagai pilar utama dalam memastikan setiap rupiah dana desa terserap secara efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

Husni berharap pemerintahan desa dengan kondisi keterbatasan fiskal saat ini, APDESI tidak lagi sekadar wadah komunikasi antar-kepala desa, melainkan harus bertransformasi menjadi mitra strategis negara dalam memitigasi ,mencari solusi anggaran atau memberi masukan kayak mana desa bisa mandiri menciptakan PAD desa dengan berbagai cara,,biar solusi untuk tetap membangun desa tetap berjalan.

​Efisiensi bukan berarti menghentikan pembangunan,desa jadi kaku ,, melainkan berpikir keras kayak mana desa bisa perlahan lahan bisa mandiri.dengan program yang memberikan multiplier effect (efek berganda) bagi ekonomi desa.Ujar Husni Senin 26 – Mei 2026

APDESI juga bisa menjadi jembatan antara kebijakan pusat yang bersifat efisiensi dengan realitas kebutuhan masyarakat di lapangan, sehingga kebijakan tidak kontraproduktif.
​Peningkatan Kapasitas (Capacity Building):

Melalui pendampingan berkelanjutan, APDESI memastikan kepala desa dan perangkat desa mampu melakukan perencanaan anggaran yang berbasis prioritas dan skala kebutuhan, bukan keinginan.

APDESI juga perlu ​mengawasi setiap desa
​di tengah tantangan efisiensi sementara pemerintah pusat kini menuntut kemandirian desa.

Di dalam pandangannya ..Husni juga berkata,,APDESI diharapkan mampu memetakan potensi ekonomi lokal desa desa yg ada , seperti sektor pertanian, pariwisata, maupun UMKM desa—yang dapat digerakkan dengan modal minimal namun menghasilkan output maksimal.
​juga sinergi antara APDESI dan pemerintah pusat ini diproyeksikan akan memperkuat fondasi ekonomi nasional dari desa, sekaligus membuktikan bahwa efisiensi anggaran tetap bisa berjalan beriringan dengan percepatan pembangunan yang inklusif..(Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *