TEBO // Lingkaranistana Id– Suasana politik di Desa Perintis Jaya Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo jadi sorotan,pasalnya dari 4 calon yang bakal bertarung,dua dari 4 calon tersebut dengan urut nomor 1 yang bernama Sito dan nomor urut 4 bernama Nur Ahmad Syaifullah jadi perbincangan masyarakat.
Menariknya juga , kedua kandidat ini memiliki keterkaitan erat dengan struktur perangkat desa yang ada saat ini. Sito, salah satu calon yang maju, merupakan suami dari Sekretaris Desa (Sekdes) Perintis Jaya berinisial Y. Sementara itu, pesaingnya, Nur Ahmad Syaifullah, juga memiliki latar belakang keluarga di dalam pemerintahan desa, yakni istrinya seorang Kaur (Kepala Urusan) Desa Perintis Jaya berinisial N.
Keterlibatan anggota keluarga perangkat desa dalam kontestasi Pilkades ini pun langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan warga. Sebagian masyarakat menilai hal ini sebagai dinamika demokrasi yang wajar, namun tidak sedikit pula yang menyoroti pentingnya menjaga netralitas perangkat desa selama proses pemilihan berlangsung.
Masyarakat berharap (Pilkades) Perintis Jaya agar seluruh pihak, termasuk perangkat desa yang anggota keluarganya maju sebagai calon, untuk tetap menjunjung tinggi asas profesionalisme.
”Kami berharap seluruh proses pemilihan ini berjalan jujur, adil, dan demokratis. Netralitas adalah kunci agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga hingga hari pemungutan suara nanti,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. Rabu (3/6/2026).
Hingga saat ini, kedua calon dikabarkan tengah sibuk melakukan sosialisasi program kerja kepada warga. Sito dan Nur Ahmad Syaifullah,Namun masyarakat tetap bertanya tanya dan berpikir,,jika salah satu dari calon tersebut terpilih nantinya,,akan terjadi nepotisme dan monopoli di dalam Pemerintahan desa Perintis Jaya ke depanya.,bagusnya..sebelum hari pemilihan Pilkades besok,Istri istri dari calon tersebut mengundurkan diri…jangan di janjikan masyarakat jika terpilih nanti saya akan mengundurkan diri ..omongan seperti itu sudah tidak mempan lagi sama masyarakat karena itu adalah omongan janji politik.
Warga Desa Perintis Jaya kini menanti janji kampanye resmi untuk melihat sejauh mana gagasan dan strategi yang ditawarkan oleh ke 4 calon tersebut sebelum menentukan pilihan di bilik suara.( Tim)









