Reuni Akbar Grup Yong Dolah ke-11 Se-Asia Tenggara Sukses Digelar di Bengkalis: Perkuat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Melayu.

Bengkalis,- lingkaranistana.Id 28/6/2026,Grup Yong Dolah (GYD) kembali mencatatkan sejarah kebersamaan yang gemilang dengan terselenggaranya Reuni Akbar ke-11 se-Asia Tenggara. Acara yang dinanti-nantikan oleh seluruh anggota dan penggemarnya ini berlangsung megah dan khidmat di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, menyambung sukses penyelenggaraan Reuni Akbar ke-10 yang digelar tahun sebelumnya di Kota Pekanbaru.

 

Perhelatan akbar ini dihadiri oleh tidak kurang dari 400 orang delegasi yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau, serta turut dihadiri oleh perwakilan dari negara serumpun, Malaysia. Kehadiran lintas daerah dan negara ini menjadi bukti bahwa ikatan persaudaraan dalam Grup Yong Dolah telah melampaui batas wilayah, menjalin persatuan antar masyarakat serumpun.

 

Dalam sambutan pembukaannya, Ibu Silvia Gayatri selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan rasa syukur dan kehormatan yang mendalam. “Kami merasa sangat berbesar hati dan bangga, karena tahun ini Kabupaten Bengkalis dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Reuni Akbar Grup Yong Dolah ke-11. Acara ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah utama untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga nilai-nilai kebersamaan yang telah terjalin selama ini,” ujarnya dengan penuh semangat.

 

Sementara itu, Pendiri sekaligus Pembina Grup Yong Dolah, Yong Yuli Pandi, memberikan gambaran mengenai perkembangan pesat organisasi yang dipimpinnya. “Saat ini, Grup Yong Dolah telah memiliki anggota sebanyak 68.400 orang yang tersebar di berbagai daerah. Awalnya grup ini hanya bertujuan sederhana, yaitu sebagai tempat berkumpul dan bersilaturahmi. Namun seiring berjalannya waktu, Grup Yong Dolah berkembang menjadi wadah kebanggaan masyarakat Riau yang berperan aktif sebagai pelestari budaya Melayu dan sastra lisan Melayu,” jelasnya.

 

Untuk mewujudkan misi pelestarian budaya tersebut, Grup Yong Dolah secara rutin menyelenggarakan berbagai lomba dan kegiatan seni, antara lain lomba langgam Melayu, lomba lawak Melayu, lomba tari tradisional, serta berbagai kegiatan seni budaya lainnya. Hal ini dilakukan agar warisan leluhur tetap hidup, dikenal, dan dicintai oleh generasi muda.

 

Salah satu momen yang paling mencuri perhatian dan meninggalkan kesan mendalam adalah penampilan spektakuler dari kontingen GYD Kota Duri. Membawa serta 80 orang personil, mereka tampil dengan busana yang elegan dan mewah, membawakan lagu berjudul Yong Dolah ciptaan Puan Maharani. Lagu tersebut dibawakan secara apik oleh Puan Muni Astria, penyanyi andalan GYD Duri, didampingi oleh paduan suara anggota grup setempat. Penampilan ini berhasil memukau dan menghipnotis seluruh peserta reuni yang hadir di dalam gedung.

 

Secara resmi, acara ini dibuka oleh Dato’ Khairul Saleh, SH, MH selaku Sekretaris Dewan Pimpinan Harian LAM Bengkalis. Turut hadir memberikan dukungan dan pengawasan adalah Ibu Khairani, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis.

 

Rangkaian acara dimulai sejak malam harinya dengan kegiatan malam ramah tamah atau malam gladi yang diisi dengan kemeriahan Lomba Joget 60-an bernuansa irama Pop Yeh Yeh. Suasana menjadi sangat akrab dan penuh tawa. Berikut adalah daftar lengkap pemenang lomba tersebut:

 

– Juara 1: GYD Duri

– Juara 2: GYD Sungai Pakning

– Juara 3: GYD Bengkalis

– Penghargaan Kostum Terbaik: GYD Sungai Pakning

– Penghargaan Tari Solo Terbaik: Edi Abah (mewakili GYD Duri)

 

Memasuki hari pelaksanaan utama, acara dibuka secara megah dengan penampilan Tari Zapin Massal yang dipimpin langsung oleh koreografer kenamaan asal Bengkalis, Cita Roza. Gerakan yang serasi dan indah ini menjadi pembuka yang sempurna untuk rangkaian penampilan seni selanjutnya.

 

Berikutnya, giliran kontingen dari berbagai daerah di Riau menampilkan kekayaan seni masing-masing dalam sebuah parade budaya. Seluruh penampilan didukung oleh irama yang merdu dari Orkes Melayu Senduduk Putih di bawah pimpinan Oesman Bengkalis. Suasana semakin hangat dan meriah saat Oesman membawakan lagu legendaris Masak Kopi, yang berhasil mengajak seluruh hadirin berdiri dan ikut bergoyang bersama.

 

Puncak kemeriahan terjadi saat bintang tamu spesial tampil menghibur, yaitu Muammar Kahfi yang akrab disapa Tun Aman, vokalis dari Orkes Melayu Oghang Kampong (OMOK). Dengan penuh semangat, ia membawakan lagu andalannya yang sangat populer, Cek Mek Molek. Lantunan iramanya membuat seisi gedung bergemuruh, riuh, dan seluruh peserta terlibat dalam kegembiraan bersama.

 

Di akhir acara, Yong Yuli Pandi menyampaikan harapan dan rencana ke depan. “Reuni tahun ini berjalan sangat lancar dan meriah. Kami memperkirakan Reuni Akbar ke-12 nanti akan lebih besar dan lebih semarak lagi. Saat ini, kami sedang mempertimbangkan dua kota sebagai calon tuan rumah, yaitu Kota Sungai Apit atau Kota Siak. Penentuan akhirnya akan disesuaikan dengan kesiapan dan dukungan yang diberikan oleh kedua daerah tersebut,” pungkasnya penuh optimisme.

 

Irham/MBS

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *