TEBO – Lingkaran Istana.Id — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 Tahun 2026 ini,denyut nadi nasionalisme di harapkan tetap terasa kuat di penjuru desa Kabupaten Tebo. Meski tahun ini banyak wilayah, termasuk desa-desa di Tebo, tengah melakukan langkah-langkah efisiensi anggaran, hal tersebut tidak menyurutkan tekad masyarakat untuk merayakan hari bersejarah bangsa.
Ketua Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo, menekankan bahwa kemerdekaan bukan soal seberapa megah dekorasi atau besarnya pesta. “Esensi kemerdekaan ada pada kebersamaan dan kerja keras. Efisiensi bukanlah penghambat, melainkan ajang untuk mengasah kreativitas masyarakat agar tetap bisa merayakan hari kemerdekaan secara mandiri, gotong royong, dan bermakna,” ujar Ketua Husni .
Di dalam minimnya anggaran di secara Nasional,sampai di tingkat kecamatan dan desa, RAMPAS Tebo pun memberikan masukan strategis agar perayaan tetap meriah dengan biaya minim sebagai berikut :
1. Fokus pada Perlombaan Tradisional: Alihkan anggaran untuk kegiatan yang mempererat kerukunan seperti lomba olahraga rakyat atau permainan tradisional yang minim biaya namun sarat manfaat.
2. Gotong Royong Kebersihan: Mengubah semangat kompetisi menjadi semangat kolaborasi lewat aksi bersih desa dan menghias lingkungan menggunakan bahan daur ulang (barang bekas) yang dikreasikan.
3. Refleksi di Balai Desa: Mengutamakan kegiatan syukuran sederhana dengan doa bersama dan dialog membangun untuk mencari solusi tantangan ekonomi desa ke depan.
4. Optimalisasi UMKM Lokal: Menggerakkan potensi kuliner warga untuk bazar sederhana, di mana perputaran ekonomi terjadi di lingkungan sendiri.

Di samping itu,,dalam kesempatan ini, Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tebo sampai ke tingkat desa,untuk tetap optimis. Efisiensi ekonomi adalah saat yang tepat untuk membuktikan bahwa masyarakat Tebo adalah bangsa yang mandiri, kreatif, dan tidak bergantung pada seremonial mahal demi mencintai tanah airnya.Untuk itu mari semangat yang telah di wariskan oleh pendiri bangsa, tetap kita junjung tinggi dan kita jaga demi negara dan daerah yg kita cintai ini, terkhusus di Bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung.
( Oeoes)










