Kodam Baru Jambi: Menghidupkan Semangat Perjuangan Sultan Thaha

TEBO –Lingkaranistana. Id — Rencana pendirian Komando Daerah Militer (Kodam) baru di Provinsi Jambi terus mematangkan langkah. Hasil konfirmasi terbaru memastikan bahwa nama untuk markas komando teritorial tersebut sedang di godok.nama untuk Kodam Sultan Thaha Syaifuddin.

​Kepastian nama ini dibenarkan oleh akademisi sekaligus Sejarawan Jambi, Dr. Drs. Yusdi Andra, M.Pd yang kami hubungi melalui telpon 8-Juli  2026.Beliau menegaskan bahwa pemilihan nama pahlawan nasional tersebut sangat tepat dan memiliki landasan historis yang kuat.
​”Nama sudah tepat menjadi Kodam  /Sultan Thaha Syaifuddin. Alasannya jelas, karena Sultan Thaha sudah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional dalam kancah perjuangan revolusi nasional,” ujar Yusdi Andra.

Dan di samping itu,,menurut Yusdi andra  penamaan ini sejalan dengan tradisi TNI Angkatan Darat yang mengabadikan nama-nama pahlawan besar lokal sebagai nama Kodam.Beliau mencontohkan beberapa wilayah lain yang menerapkan hal serupa:
​Kodam Sumatra Barat yang lekat dengan nama Imam Bonjol
​Kodam Aceh yang menggunakan nama Iskandar Muda dan Kodam Kodam lainya

Mengambil nama ini adalah ​langkah  dinilai sebagai bentuk penghormatan tertinggi agar masyarakat Jambi, serta bangsa Indonesia pada umumnya, selalu mengingat rekam jejak perjuangan Sultan Thaha dalam melawan penjajah.​Yusdi Andra juga memberikan penjelasan ilmiah mengapa nama Sultan Thaha Syaifuddin lebih dipilih dibandingkan tokoh historis Jambi lainnya, seperti Orang Kayo Hitam dan nama lainya .

​Dari sudut pandang akademis, terdapat dua alasan utama:
​Bukti Ilmiah yang Konkret: Pertempuran Sultan Thaha melawan kolonialisme Belanda memiliki bukti sejarah dan dokumen ilmiah yang jauh lebih relevan serta mudah dibuktikan secara metodologi sejarah modern.
​Jarak Batas Waktu (Historis): Jika menggunakan nama tokoh seperti Orang Kayo Hitam, rentang historisnya dinilai terlalu jauh ke belakang (ratusan hingga ribuan tahun lalu), sehingga pencarian bukti akademisnya lebih menantang dibandingkan era perjuangan Sultan Thaha.

​Rumah Juang RAMPAS Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo melalui ketuanya  M.Husni dan Masyarakat Jambi pun, menyambut positif keputusan ini. Kehadiran Kodam 07/Sultan Thaha Syaifuddin diharapkan tidak hanya memperkuat pertahanan di wilayah Jambi dan Tebo, tetapi juga membuat nama sang pahlawan nasional semakin “membumi” di tanah kelahirannya sendiri. (Oeoes)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *