JAKARTA//Lingkaranistana.id– Pemerintah Kabupaten Tebo berupaya mempercepat pembangunan ekonomi daerah dengan mengusulkan pembangunan Pasar Modern Tebo (Pasar Tanjung Bungur) dan Pasar Modern Rimbo Bujang melalui pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Langkah strategis ini ditempuh langsung oleh Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, SE., MM., saat memimpin rombongan Pemkab Tebo dalam audiensi bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (04/08/2026). Pemkab Tebo diterima secara langsung oleh Sri Sugyatmanto, S.E., M.M., Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik pada Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri.
Pengusulan ini didasari oleh kebutuhan menghadirkan fasilitas pasar rakyat yang lebih bersih, tertata, aman, dan nyaman bagi para pedagang, pelaku UMKM, serta konsumen.
Selain itu, Pasar Tanjung Bungur dinilai memiliki potensi pengembangan yang sangat besar karena lokasinya yang strategis dan lahannya yang memadai—hal yang juga sempat mendapat perhatian dari Presiden RI ke-7, Joko Widodo, saat kunjungannya pada April 2024 lalu.
Mengingat keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkab Tebo memilih memperjuangkan alokasi dana APBN agar proyek ini dapat terealisasi tanpa membebani keuangan daerah.
Melalui hadirnya pasar rakyat yang modern, Pemkab Tebo optimistis transaksi perdagangan lokal akan meningkat, pendapatan pedagang terangkat, dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Tebo dapat terwujud secara berkelanjutan.(Bd)










