TEBO, LINGKARAN ISTANA.ID — Rumah Juang RAMPAS Setia 08 Berdaulat Kabupaten Tebo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih mendalam kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo dan seluruh lapisan masyarakat di Bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung. Apresiasi tersebut diberikan atas tingginya partisipasi, kesadaran, serta semangat kebersamaan warga dalam memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026.
Ketua RAMPAS Setia 08 Kabupaten Tebo, menegaskan bahwa situasi prihatin dan kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan dari tingkat pusat hingga ke pemerintah desa tidak menyurutkan khidmatnya perayaan kemerdekaan. Jiwa gotong royong dan persatuan antarwarga terbukti tetap hidup kukuh di tengah masyarakat.
”Alhamdulillah, semangat dan kebersamaan yang diwariskan oleh para pendiri bangsa serta para syuhada pejuang kemerdekaan tetap mampu kita jaga dan lestarikan bersama,” ungkap M.Husni Ketua RAMPAS Setia 08 Tebo Rabu 19/8/2026.

Guna memperkuat makna peringatan kemerdekaan tahun ini, ia memetik kembali pidato bersejarah dari Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Ir. Soekarno, sebagai bahan perenungan bersama:
”Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Apabila pengorbanan para pejuang di masa lalu kita jawab dengan sikap apatis dan perpecahan, maka kita sedang meruntuhkan rumah yang didirikan dengan darah dan air mata. Jangan pernah melupakan sejarah—Jasmerah! Perjuangan kita hari ini bukan lagi mengangkat senjata, melainkan menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kerja keras demi kesejahteraan rakyat.

Mengacu pada amanat Bung Karno tersebut, RAMPAS Setia 08 Tebo menekankan bahwa perayaan kemerdekaan bukan sekadar rutinitas tahunan atau panggung seremonial belaka. Momen ini merupakan ajang pembuktian ketahanan moral dan mental bangsa Indonesia, khususnya warga Kabupaten Tebo, dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi nasional.
Nilai-nilai perjuangan dan Semangat ’45 diharapkan tidak luntur dimakan waktu. Harapan besarnya, warisan luhur berupa keberanian, kemandirian, dan solidaritas sosial tersebut terus dirawat secara konsisten dan diwariskan kepada generasi penerus di Kabupaten Tebo demi menjamin keberlanjutan masa depan bangsa. (Hi)









