Bukan Sekadar Kirab, Bersih Desa Kedungmlaten Penuh Makna di Punden Mbah Kramat Panjang

NGANJUK,( JATIM ), Media Nasional lingkaranistana.id — Suasana penuh kebersamaan mewarnai tradisi Bersih Desa sekaligus Sedekah Dusun yang digelar warga Dusun Kedungbedog, Desa Kedungmlaten, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Kamis (10/9/2026).

Ratusan warga tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Punden Mbah Kramat Panjang. Diperkirakan sekitar 350 hingga 400 warga dari RT 12, RT 13, RT 14, RT 15 serta wilayah Mbacek turut ambil bagian.

Kirab semakin semarak dengan kehadiran gunungan hasil bumi yang dibawa warga. Beragam hasil pertanian tersebut menjadi simbol rasa syukur atas rezeki yang telah diterima sekaligus doa agar hasil bumi pada tahun mendatang semakin melimpah.

Iring-iringan warga juga dimeriahkan Drumband Bahana Melati SDN Kedungmlaten. Suara musik dan tabuhan drumband mengiringi perjalanan kirab, menciptakan suasana meriah sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat yang menyaksikan.

Rombongan RW 07 dan RT 13 terlihat antusias mengikuti kirab sambil membawa hasil bumi serta berbagai perlengkapan tasyakuran.

Sejumlah unsur pemerintahan, aparat dan tokoh masyarakat turut hadir. Di antaranya M. Fauzi Irwana, S.E., Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk dari Partai NasDem, unsur Forkopimcam Lengkong, perangkat Desa Kedungmlaten, tokoh masyarakat, serta Kapolsek Lengkong Sugiyono bersama jajaran kepolisian.

Setelah kirab berakhir, warga kemudian berkumpul di area Punden Mbah Kramat Panjang untuk mengikuti doa dan tahlil bersama.

Sejumlah unsur Forkopimcam Lengkong, anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, perangkat Desa Kedungmlaten, tokoh masyarakat, jajaran kepolisian serta warga turut mengikuti prosesi tersebut.

Doa bersama menjadi bagian penting dari tradisi Bersih Desa. Warga memanjatkan doa agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, ketenteraman dan keberkahan, sekaligus berharap hasil pertanian semakin baik dan melimpah.

“Semoga semua yang disedekahkan hari ini mendapatkan keberkahan dan ijabah dari Allah SWT. Kita berdoa agar satu tahun ke depan hasil pertanian warga semakin melimpah ruah dan membawa ketenteraman bagi kita semua,” ungkap pembawa acara.

Menjaga Tradisi, Merawat Kebersamaan

Bagi masyarakat Kedungbedog, Bersih Desa bukan hanya tentang kemeriahan kirab ataupun gunungan hasil bumi. Di balik seluruh rangkaian kegiatan terdapat pesan tentang rasa syukur, gotong royong, kerukunan dan kepedulian untuk menjaga warisan budaya.

Tradisi tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antarmasyarakat. Warga dari berbagai RT berkumpul, berbaur dan mengikuti kegiatan secara bersama-sama tanpa membedakan latar belakang.

Masyarakat berharap tradisi Bersih Desa dan Sedekah Dusun dapat terus dilestarikan serta dikenalkan kepada generasi muda. Dengan demikian, nilai-nilai kebersamaan dan budaya lokal tidak hilang di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Dari Punden Mbah Kramat Panjang, warga Kedungbedog membawa harapan yang sama: masyarakat semakin rukun, kehidupan semakin tenteram, dan hasil bumi semakin melimpah.

( Nanik Susana Kaperwil Jatim )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *