PALEMBANG, LINGKARAN ISTANA –
Baru dikerjakan, drainase di Jalan KH Azhari, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang, kini ditemukan mengalami kerusakan dan terdapat bagian yang berlubang. Kondisi tersebut memicu pertanyaan warga, terutama terkait kualitas pekerjaan dan pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur di lokasi tersebut.
Ironisnya, bagian drainase yang mengalami kerusakan bahkan telah diberi tanda peringatan bertuliskan “AWAS!! ADA LOBANG” Tanda tersebut dipasang untuk mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat melintas maupun beraktivitas di sekitar lokasi.
Menurut keterangan warga di lokasi, pengerjaan drainase tersebut berlangsung selama kurang lebih empat bulan. Pada awalnya, kondisi drainase disebut masih terlihat bagus.
“Awalnya bagus, tapi kemudian rusak,” demikian keterangan warga di lokasi.
Keterangan tersebut diperkuat oleh warga lainnya yang mengaku telah bekerja di kawasan tersebut selama kurang lebih satu bulan. Menurutnya, selama berada di lokasi, kondisi drainase yang berlubang tersebut sudah terlihat sekitar satu bulan.
Berdasarkan keterangan kedua warga tersebut, kerusakan dan lubang pada drainase diduga muncul dalam waktu relatif singkat setelah pengerjaan. Kondisi ini kemudian memunculkan pertanyaan, apakah kerusakan tersebut berkaitan dengan kualitas pengerjaan atau faktor lainnya.
Kondisi itu kemudian memunculkan pertanyaan di tengah warga. Mereka mempertanyakan apakah kerusakan tersebut berkaitan dengan kualitas bahan, proses pengerjaan, atau faktor lainnya.
Tak hanya itu, warga juga mempertanyakan bagaimana pengawasan terhadap pekerjaan infrastruktur tersebut dilakukan. Sebab, drainase yang menurut keterangan mereka dikerjakan selama kurang lebih empat bulan kini justru ditemukan dalam kondisi rusak dan berlubang.
Persoalan tersebut bukan hanya menyangkut kondisi fisik infrastruktur, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan warga. Keberadaan lubang di sekitar drainase menjadi perhatian karena berada di kawasan yang dilalui dan digunakan masyarakat.
Sorotan warga kemudian mengarah pada tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan pekerjaan infrastruktur yang dibangun dapat digunakan dengan aman dan memiliki kualitas yang sesuai.
Perhatian juga diarahkan kepada Pemerintah Kota Palembang, termasuk pertanyaan mengenai sejauh mana pengawasan terhadap pekerjaan drainase di Jalan KH Azhari dilakukan.
Warga juga mempertanyakan perhatian Wali Kota Palembang terhadap kondisi tersebut, menyusul adanya kerusakan drainase dan lubang yang kini menjadi perhatian masyarakat di kawasan Jalan KH Azhari, Kecamatan Seberang Ulu II.
Namun, sorotan dan pertanyaan warga tersebut tidak dapat serta-merta dimaknai sebagai kesimpulan bahwa telah terjadi pelanggaran atau bahwa pihak tertentu telah mengabaikan keselamatan warga. Hal tersebut masih memerlukan penjelasan dan klarifikasi dari pihak terkait.
Hingga berita ini disusun, informasi mengenai kondisi kerusakan drainase serta waktu munculnya lubang tersebut berdasarkan keterangan warga yang berada di lokasi.
Kini, kondisi drainase Jalan KH Azhari menyisakan pertanyaan di tengah warga: baru dikerjakan, mengapa sudah rusak dan berlubang?
Apakah kondisi tersebut berkaitan dengan kualitas bahan, proses pengerjaan, atau pengawasan pekerjaan? Penjelasan dari pihak terkait diperlukan agar persoalan tersebut dapat diketahui secara jelas.
Hingga berita ini diturunkan, bagian drainase yang berlubang masih menjadi perhatian warga dan telah diberi tanda peringatan “AWAS!! ADA LOBANG”.
(Toni)











