Tebo, Lingkaran Istana Id — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81 menjadi momentum krusial untuk memperkuat peran, fungsi, dan pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara. Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Kasrem 042/Garuda Putih Jambi, Kolonel Inf. Endi Siswanto, menegaskan kembali bahwa nilai sejarah, keteladanan para pejuang kemerdekaan, dan kemanunggalan bersama rakyat adalah fondasi utama perjuangan TNI.
Dalam keterangannya saat dihubungi awak media Lingkaran Istana Id, Kolonel Inf. Endi Siswanto menyampaikan bahwa arah langkah TNI ke depan harus senantiasa memegang teguh cita-cita luhur para pendiri bangsa serta teladan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Sejarah mencatat bahwa TNI lahir dari rahim rakyat dan berjuang bahu-membahu bersama rakyat demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Oleh karena itu, bagi TNI, rakyat adalah segala-galanya dan menjadi pusat dari seluruh tujuan pengabdian kepada bangsa.
Selamat Dirgahayu TNI yang ke-81. Semoga TNI semakin solid, profesional, modern, dan dicintai rakyat. Peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat moral bagi seluruh prajurit agar tetap setia pada cita-cita pendiri bangsa, meneladani perjuangan Jenderal Soedirman, serta berjuang sepenuhnya demi kepentingan rakyat dan negara,” ujar Kasiter Korem 042/Gapu, Kolonel Inf. Endi Siswanto.
Lebih lanjut, Kasiter menekankan pentingnya optimalisasi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) TNI ke depan, baik dalam Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Dalam konteks pembinaan teritorial di wilayah Provinsi Jambi, prajurit TNI dituntut untuk hadir memberikan solusi nyata di tengah permasalahan masyarakat, membantu percepatan pembangunan daerah, serta memperkuat ketahanan wilayah.
Ia juga mengingatkan seluruh prajurit di jajaran Korem 042/Garuda Putih untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga netralitas, serta mempererat sinergitas bersama pemerintah daerah, Kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat Jambi.
”TNI ke depan harus semakin adaptif menghadapi dinamika zaman tanpa melupakan jati dirinya sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional. Melalui sinergi teritorial yang kuat, kita wujudkan Provinsi Jambi dan Indonesia yang aman, sejahtera, serta berdaulat,” pungkasnya.
(Husni)










