Tanjungbalai, lingkaranistana.id Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melantik dan mengambil sumpah 12 Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai bertempat di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (30/9/2026)
Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin Salim menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Tanjungbalai, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada bapak/ibu sekalian yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya hari ini.
“Pelantikan yang baru saja kita saksikan hendaknya tidak sekedar dipahami sebagai sebuah seremonial perpindahan posisi belaka, melainkan momentum penguatan komitmen kita untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat kota tanjungbalai yang tercinta,” sebut Wali Kota
Wali Kota juga mengatakan Pemerintah Kota Tanjungbalai saat ini mengalami kekosongan jabatan yang disebabkan oleh mutasi jabatan sebelumnya. Kita tidak ingin pemerintahan melambat hanya karena ada banyak posisi yang kosong. Penempatan bapak/ibu didasarkan pada kebutuhan organisasi guna memastikan setiap unit kerja memiliki personel yang cakap dalam menjalankan roda pemerintahan secara berkelanjutan
Beliau juga menekankan beberapa hal kepada para pejabat yang dilantik, yakni akselerasi roda pemerintahan sangat bergantung pada kelancaran pelayanan publik. Tidak boleh ada pelayanan yang terhambat, tidak boleh ada urusan masyarakat yang terbengkalai hanya karena proses transisi jabatan. Saya berharap kepada bapak/ibu yang baru saja dilantik mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, lebih tepat, dan lebih transparan di unit kerja masing-masing.
Selanjutnya, kelancaran pelayanan publik adalah prioritas utama. Masyarakat Kota Tanjungbalai menaruh harapan besar kepada kita semua. Oleh karena itu, mutasi dan promosi ini dilakukan demi menjamin bahwa setiap urusan kemasyarakatan mulai dari administrasi hingga pelayanan teknis di lapangan tetap berjalan prima tanpa hambatan, sebut Wali Kota
“Saya menuntut agar kinerja dan profesionalisme bapak/ibu sekalian dapat berdampak langsung pada meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Tanjungbalai,” ujarnya.
Pada para pejabat yang baru dilantik, saya berpesan, jadilah bagian dari solusi, jangan justru menjadi bagian dari masalah. Jabatan administrator dan pengawas adalah jembatan vital antara kebijakan strategis dan implementasi teknis.
“Saya minta kepada bapak ibu untuk segera melakukan adaptasi. Pahami budaya kerja di tempat baru dan tingkatkan inovasi dan jaga integritas sebagai abdi negara,”tegas Mahyaruddin
“Khusus kepada para camat dan lurah, saya berpesan pimpinan wilayah wajib tegas dan responsif tegas berarti berani mengambil keputusan yang adil dan konsisten, sementara responsif berarti cepat tanggap terhadap kebutuhan, keluhan, dan potensi masalah di lapangan,” tambahnya. (Artika)










