MUSI BANYUASIN-LINGKARAN ISTANA Proyek pembangunan pendidikan yang seharusnya menjadi kebanggaan, justru menimbulkan tanda tanya besar. Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SDN Muara Medak Kelas Jauh di Desa Mendis Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba, diduga bermasalah.
Lingkaran Istana menemukan fakta di lapangan pada 15 Oktober 2026 Bangunan sekolah 2 lokal dengan ukuran *16×7 Meter* yang berlokasi di *Desa Mendis Jaya RT.03 / Dusun 05, Budesa Muara Medak*, Kecamatan Bayung Lencir, diduga tidak sepadan dengan anggaran yang digelontorkan.

Berdasarkan papan proyek yang terpasang:
> *Pemerintah Kab. Musi Banyuasin*
> *Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TA. 2026*
> *Pekerjaan: Pembangunan Kelas Baru RKB SDN Muara Medak*
> *Lokasi: Bayung Lencir*
> *Biaya: Rp. 490.732.000*
> *Pelaksana: CV. Castro*
Dengan nilai Rp. 490.732.000 untuk bangunan 16×7 meter, publik wajar mempertanyakan kualitas dan volume material yang digunakan. Hasil pantauan, mutu bangunan tersebut diduga tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Lingkaran Istana mencoba melakukan konfirmasi kepada pelaksana CV. Castro dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, namun hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.
Kasus ini menjadi perhatian serius Lingkaran Istana. Anggaran pendidikan yang bersumber dari uang rakyat tidak boleh disia-siakan. Kami mendesak Inspektorat Muba dan Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin untuk segera melakukan audit dan pemeriksaan di lokasi.
*Lingkaran Istana akan terus mengawal hingga tuntas.*
*Penulis: Tim Investigasi Lingkaran Istana – Perwakilan Muba / Bayung Lencir*
*Editor: Redaksi Pusat Lingkaran Istana*






