Kapolres Dairi Bagikan Helm Kepada Warga Sambil Ajak Tertib Berlalulintas

SIDIKALANG, Dairi.Sumut- Ada cara menarik yang dilakukan Polres Dairi dalam menggelorakan budaya tertib berlalu lintas. Tidak hanya memberikan teguran kepada pengendara yang melanggar aturan, tetapi juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah disiplin dan patuh berlalu lintas.

Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, S.I.K., M.I.K., turun langsung ke jalan melaksanakan pengaturan arus lalu lintas sekaligus memberikan edukasi kepada para pengguna jalan, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan berlangsung di Simpang Empat Lampu Merah Jalan S.M. Raja, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, bersama Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahri Ramadhan, S.H., Kasat Lantas IPTU Rotua Sipayung, S.H., serta personel Satlantas Polres Dairi.

Dengan pendekatan humanis, Kapolres Dairi memberikan teguran dan imbauan kepada pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm. Namun, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan masyarakat, pengendara tersebut tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga dibagikan helm agar dapat digunakan saat berkendara.

Sebaliknya, bagi pengendara yang telah melengkapi perlengkapan berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas, Kapolres Dairi memberikan reward berupa cokelat sebagai bentuk apresiasi atas kesadaran dan kedisiplinan mereka.

Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa Operasi Patuh Toba 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan terhadap pelanggar, tetapi juga mengedepankan edukasi, imbauan, serta pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan dalam berlalu lintas merupakan kebutuhan bersama. Bagi pengendara yang belum menggunakan helm, kami berikan teguran sekaligus helm sebagai bentuk kepedulian. Sementara bagi masyarakat yang sudah tertib dan mematuhi aturan, kami berikan apresiasi berupa cokelat,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Dairi untuk menjadikan budaya tertib berlalu lintas sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan menggunakan helm hanya karena takut ditilang, tetapi gunakanlah karena kita menyayangi diri sendiri dan keluarga. Ingat, keselamatan adalah yang utama. Mari bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” tambahnya. [£741T]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *